Pemda Karangasem Anggarkan 5,9 Milliar untuk Porprov, Bonus Atlet Paling Tinggi dari Kabupaten Lain

Pemerintah Daerah Karangasem menganggarkan Rp 5,9 milliar untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) Bali di Tabanan

Pemda Karangasem Anggarkan 5,9 Milliar untuk Porprov, Bonus Atlet Paling Tinggi dari Kabupaten Lain
KONTAN/AHMAD FAUZIE
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pemerintah Daerah Karangasem menganggarkan Rp 5,9 milliar untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) Bali di Tabanan, September 2019 mendatang. Jumlah tersebut turun dibanding tahun lalu, 6.3 milliar.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karangasem, Gede Suadi mengungkapkan, anggaran tersebut dipakai untuk persiapan hingga hari H. Seperti makan minum atlet, tes fisik, dan training center (TC) yang rencananya akan digelar Mei - Agustus.

"Dana tersebut juga meliputi bonus untuk para atlet yang berhasil meraih medali emas, perak, serta perunggu. Bonus yang kita berikan paling tinggi dibanding bonus di Kabupaten lain di Bali," janjinya, Senin (11/2/2019).

Tingginya bonus yang diberikan untuk memacu motivasi atlet dalam memperebutkan medali di ajang dua tahunan ini. Sehingga prestasi Karangasem cabang olahraga terus meningkat. "Anggaran ini cukup untuk memberi bonus atlet," tambahnya.

Baca: 21 Pengurus Baru KONI Tabanan Fokus Sukseskan Porprov Bali 2019

Baca: Prasuta Target PSB Masuk Anggota KONI Bali

Baca: Kerugian Akibat Bencana di Karangasem Sejak 1 Januari Capai Rp 4 Milliar, Berikut Rinciannya

Pria asli Tianyar Timur, Kecamatan Kubu ini belum memutuskan cabang olahraga (cabor) yang dikirim. Dari 37 cabor yang dikompetisikan, KONI Karangasem akan memprioritaskan cabor yang pernah merebut medali.

Tahun sekarang, tambahnya, KONI menarget medali emas sebanyak 24 emas. Sebelumnya, KONI juga menarget 24 emas dan hanya mendapat 13 emas. Pihaknya berharap, perolehan medali emas bisa bertambah supaya posisi naik lagi.

"Tahun lalu, Karangasem berada di posisi 7, semoga tahun ini posisi Karangasem naik lagi. Makanya atlet yang kita kirim sekarang diseleksi betul," jelas Suadi.

Ia menambahkan, atlet yang dikirim mungkin jumlahnya berkurang dibanding tahun sebelumnya.

Namun Suadi optimistis, raihan medali tahun ini akan meningkat dibanding sebelumnya. Pasalnya semangat dari pengurus cabang olahraga, serta atlet tinggi. Dari sisi kesehatan kemungkinan vit. Saat ini para atlet diberikan motivasi oleh tiap pengurus cabor. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved