Atlet Difabel Bali, Ni Nengah Widiasih Persembahkan Medali Perak untuk Indonesia di Dubai

Atlet Angkat Berat Difabel Bali, Ni Nengah Widiasih berhasil peroleh medali perak di 10th Fazza World Para Powerlifting Dubai tanggal 8-12 Februari

Atlet Difabel Bali, Ni Nengah Widiasih Persembahkan Medali Perak untuk Indonesia di Dubai
Dok. Ni Nengah Widiasih
Ni Nengah Widiasih saat menerima penghargaan atas prestasi yang diraihnya, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Atlet Angkat Berat Difabel Bali, Ni Nengah Widiasih berhasil memperoleh medali perak di 10th Fazza World Para Powerlifting Dubai tanggal 8-12 Februari 2019.

Widiasih berhasil mempersembahkan medali perak untuk Indonesia di kelas 45 kg putri pada 10thFazza World Para Powerlifting Dubai.

Total berat yang berhasil ia angkat dalam kejuaraan tersebut ialah 97 kg.

Perasaan senang dan bahagia akan prestasi yang diraihnya ia ungkapkan saat Tribun Bali menghubunginya Selasa (12/2/2019), ia mengatakan kejuaraan berjalan dengan lancar walau persiapan yang ia lakukan untuk mengikuti kejuaraan tersebut terbilang minim.

“Yang pasti saya seneng karena ini juga bukan persaingan yang mudah. Semua berjalan dengan lancar walau minim persiapan, persiapan hanya kurang lebih atau sekitar satu setengah bulan,” ujarnya.

Baca: Pemda Karangasem Anggarkan 5,9 Milliar untuk Porprov, Bonus Atlet Paling Tinggi dari Kabupaten Lain

Baca: PSPS Bakti Negara Gubernur Cup 2019 Ajang Penjaringan Atlet Silat Berprestasi

Baca:  Atlet Bulutangkis Difabel Bali, Putu Christiani Raih Medali Perak Kejurnas NPC 2018

Setelah 10th Fazza World Para Powerlifting Dubai berakhir, Widiasih latihan lebih keras agar bisa tampil lebih baik di kejuaraan selanjutnya.

“Saya harus latihan lebih  keras lagi habis ini, harus persiapan yang benar-benar matang,” ucapnya.

Widiasih mengatakan 10thFazza World Para Powerlifting Dubai merupakan salah satu kualifikasi menuju Paralympic Tokyo 2020 dan masih banyak lagi kejuaraan lain yang menantinya.

Wanita berkulit sawo matang ini pun harus pintar menjaga kondisi fisiknya agar tetap fit karena jadwal kejuaraan-kejuaraan yang akan ia ikuti waktunya berdekatan.

“Ya ini kualifikasi menuju Paralympic Tokyo dan masih akan ada beberapa kejuaraan lagi tahun ini, jadi harus benar-benar jaga kondisi karena waktunya pun berdekatan setiap kejuaraan tahun ini,” ujarnya

Widiasih rencananya akan kembali ke Indonesia hari Rabu, (13/2/2019) dan akan mengikuti pelatnas kembali bulan Maret 2019 untuk persiapan ASEAN Paragames 2019 di Filipina.

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved