Atlet Gulat Bali Firmansyah, Akui Grogi Akan Wakili Bali pada Kejurnas Maret Nanti di Jakarta

Atlet Gulat Bali, Firmansyah (19) latih fisik dan teknik gulat untuk persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat Senior 2019 di Jakarta

Atlet Gulat Bali Firmansyah, Akui Grogi Akan Wakili Bali pada Kejurnas Maret Nanti di Jakarta
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Firmansyah saat melakukan latihan di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Atlet Gulat Bali, Firmansyah (19) latih fisik dan teknik gulat untuk persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat Senior 2019 di Jakarta yang rencananya berlangsung tanggal 22-27 Maret 2019.

Firmansyah merupakan salah satu atlet gulat Bali yang terpillih untuk mengikuti Kejurnas Gulat Senior 2019 di Jakarta. Pemuda yang berasal dari Klungkung ini mengatakan persiapan yang ia lakukan untuk menghadapi kejuaraan tersebut ialah berupa latihan setiap hari selama 2-3 jam.

 “Persiapannya latihan saja, latihan rutin setiap hari, latihan teknik bantingan atau fisik, “ujarnya di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Selasa (12/2/2019).

Baca: Jelang Kejurnas Gulat Di Jakarta, PGSI Siapkan 13 Atlet Jika Dana Mencukupi

Baca: Atlet Difabel Bali, Ni Nengah Widiasih Persembahkan Medali Perak untuk Indonesia di Dubai

Baca: Pemda Karangasem Anggarkan 5,9 Milliar untuk Porprov, Bonus Atlet Paling Tinggi dari Kabupaten Lain

Selain melakukan latihan bersama teman-temannya, pemuda berkulit sawo matang ini juga terkadang melakukan latihan fisik sendiri dirumahnya. Tidak hanya melakukan latihan untuk mematangkan persiapannya ia juga berencana mencari informasi tentang lawan-lawannya.

Kejurnas Gulat Senior 2019 merupakan Kejurnas pertamanya di olahraga gulat, ia pun mengaku agak grogi karena akan mewakili Bali pertama kali di kejuaraan tersebut.

Walau baru pertama kali mengikuti kejurnas namun ia memasang target setinggi-tingginya, ia optimistis dapat memperoleh medali emas.

“ Tekadnya ya tentu saja (dapat) medali emas, saya optimis dapat medali emas,” ucapnya.

Untuk dapat selalu menjaga kondisi tubuhnya agar tetap fit melakukan latihan hingga pertandingan ia menjaga pola makan serta tidur yang cukup.

“ Enggak begadang, tidur yang cukup , mengatur pola makannya,” katanya

Rencananya mahasiswa Universitas Warmadewa ini akan turun di kelas bebas 97 -105 kg.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved