Jusuf Kalla Larang Ahok BTP Masuk TKN Jokowi-Ma'ruf, Ini Sebab Mendasarnya

Jusuf Kalla Larang Ahok Masuk TKN Jokowi-Ma'ruf, Ini Sebab Mendasar Sang Ketua Dewan Pengarah

Jusuf Kalla Larang Ahok BTP Masuk TKN Jokowi-Ma'ruf, Ini Sebab Mendasarnya
Tribun Bali/Rizal Fanany
Mantan Gubernur DKI Jakarta,Basuki Tjahja Purnama (BTP) sambangi Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) provinsi Bali di jalan Banteng Baru, Denpasar, Jumat (8/2/2018). BTP bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota PDI-P disela menikmati liburan di bali. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (BTP) alias Ahok kembali menjadi buah bibir.

Setelah isu pernikahan selepas bebas penjara, Ahok dikabarkan merapat ke PDIP yang menjadi partai pendukung penuh capres #01 Jokowi.

Jusuf Kalla yang ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah buka suara terkait kemungkinan Ahok menjadi bagian dari TKN Jokowi-Ma'ruf.

Baca: Ani Yudhoyono Dirawat di Singapura, Jokowi dan Iriana: Doa Kami Untuk Kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono

Kalla yang ditemui di kantornya menolak jika Ahok bergabung ke tim pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin.

"Kalau saya ditanya sebagai Ketua Dewan Pengarah, Jangan (gabung TKN)," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Sebab, ujar JK, Ahok BTP masih diidentikkan dengan kasusnya terdahulu yaitu penista agama.

Baca: Ini Penjelasan Lengkap Saksi Hidup yang Pertama Kali Temukan Tulisan 2020 di Hati Ayam

Sehingga, dikhawatirkan akan mengurangi suara Jokowi.

"Alasannya seperti tadi bahwa bisa berakibat lagi orang mengingat ini Pak Jokowi didukung orang yang penista agama, kan bahaya itu. Bisa mengurangi suara (Jokowi) lagi," tutur dia.

JK pun malah menyarankan Ahok untuk menikmati kehidupan usai bebas.

Baca: Bayi 2 Bulan Tewas Terpental dan Terbentur Dashboard di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Ini Kronologinya

"Ya lebih baiklah tenang-tenanglah pak Ahok, jadi ya jalan-jalan dulu, atau apa," saran JK.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto mengungkapkan beberapa waktu lalu, mantan Bupati Bangka Belitung belum menjadi kader PDIP.

Ahok BTP masih terhitung sebagai anggota biasa.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jusuf Kalla Tidak Setuju Ahok Gabung Tim Sukses Jokowi di Pilpres, Ini Alasannya

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved