5 Penelitian Tentang Pengobatan Kanker Darah, Ada yang Tanpa Efek Rambut Rontok

Arsenik, racun favorit sejak zaman Romawi, ternyata bisa bekerja mengahancurkan protein spesifik dalam sel kanker darah atau leukemia.

5 Penelitian Tentang Pengobatan Kanker Darah, Ada yang Tanpa Efek Rambut Rontok
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Merangkum dari Kompas.com, setidaknya ada 5 penelitian tentang pengobatan kanker darah yang telah dilakukan para peneliti dunia.

1. Arsenik

Arsenik, racun favorit sejak zaman Romawi, ternyata bisa bekerja mengahancurkan protein spesifik dalam sel kanker darah atau leukemia.

Baca: 5 Gejala Kanker Darah, Tampak Seperti Penyakit Biasa yang Kerap Disepelekan

Para ilmuwan dari Cina merasa yakin, arsenik memliki potensi besar menjadi obat kanker di masa depan.

"Hasil penelitian kami menunjukan bagaimana arsenik langsung menuju protein target dan membunuhnya," kata ketua peneliti Zhang Xiaowei dari State Key Laboratory of Medical Genomics, Shanghai, China.

Kelebihan lain dari arsenik, tambah Zhang, adalah tidak menimbulkan efek samping seperti halnya kemoterapi.

"Tidak ada efek rambut rontok atau gangguan fungsi tulang. Karena itu kami tertarik untuk mendalami apakah arsenik juga bisa dipakai pada jenis kanker lain," katanya.

2. Minum Obat

Chronic Myeloid Leukimia (CML) atau Leukimia Granulositik Kronis (LGK) merupakan jenis kanker darah yang bisa diatasi dengan minum obat.

Akan tetapi, pasien harus konsumsi obat seumur hidup meski telah melakukan pengobatan intensif selama 18 bulan.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved