Sebagai Upaya Ramah Lingkungan, Koster Siapkan Regulasi Penggunaan Motor dan Mobil Listrik

Berbagai regulasi dan kebijakan mulai dirancang, satu di antaranya adalah akan diterapkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan

Sebagai Upaya Ramah Lingkungan, Koster Siapkan Regulasi Penggunaan Motor dan Mobil Listrik
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Koster saat dimintai keterangan oleh awak media usai menerima kunjungan dari Komisi VII DPR RI di ruang rapat gabungan DPRD Bali, Kamis (14/2/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali kini sedang gencar mewujudkan diri sebagai clean and green energy.

Berbagai regulasi dan kebijakan mulai dirancang, satu di antaranya adalah akan diterapkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan berupa sepeda motor dan mobil listrik.

Gubernur Bali, Wayan Koster mewacanakan soal regulasi penggunaan sepeda motor dan mobil listrik ini ketika menerima kunjungan Komisi VII DPR RI, Kamis (14/2/2019) di Ruang Rapat Gabungan Gedung DPRD Bali.

"Kita akan mengarah ke sana ke depan, mengarah pada penggunaan sepeda motor listrik secara bertahap. Mobil listrik juga," kata Gubernur Koster.

Penerapan regulasi ini, menurutnya, akan diberlakukan secara bertahap dan saat ini masih menunggu regulasi berupa peraturan presiden (perpres) dari pemerintah pusat.

Diharapkan oleh Gubernur Koster, regulasi ini dapat selesai pada awal Maret 2019 mendatang.

Setelah perpres tersebut keluar, maka Gubernur Koster akan menjawabnya dengan mengeluarkan regulasi berupa peraturan daerah (perda).

Dijelaskan lagi, sebagai tahap awal, penggunaan sepeda motor dan mobil listrik ini diawali dengan proyek percontohan.

Baca: PHDI Dukung Arak Bali Dilegalkan, Koster Akan Berkoordinasi dengan BPOM

Baca: BPKP Provinsi Bali Nilai Tata Kelola di Bali Sudah Baik, Koster Sebut Tak Perlu Takut Pengawasan

Baca: Nunggu 2 Jam, Ahok Hanya 15 Menit Bertemu Koster di Kantor DPD PDIP Bali, Apa yang Dilakukannya?

"Akan dilakukan percontohan dulu, tidak sekaligus. Pakai percontohan dulu di beberapa tempat," jelas eks anggota Komisi X DPR RI ini.

Namun Gubernur Koster tidak merinci kapan regulasi berupa perda itu akan dibuat dan kapan rencana proyek percontohan itu dimulai.

"Belum. Ini kan regulasinya harus tuntas dulu," terangnya singkat.

Selain wacana mengenai kebijakan penggunaan sepeda motor dan mobil listrik, sejak awal memulai pemerintahannya, Gubernur Koster juga memang mengeluarkan berbagai wacana soal energi bersih.

Dirinya mengatakan, Bali sebagai daerah pariwisata yang dikunjungi oleh wisatawan mancanegara harus menjaga lingkungannya supaya tetap bersih.

Wacana kebijakan energi bersih itu di antaranya berupa keinginan untuk mengkonversi pembangkit listrik Celukan Bawang dari batubara menjadi gas, membuat pembangkit listrik tenaga sampah di TPA Suwung dan berbagai hal lainnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved