Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Taman Bunga Matahari, 800 Tangkai Terjual untuk Hari Valentine

Sunflower Garden juga menyediakan sejumlah spot swafoto yang menjadikan wisatawan tertarik untuk berkunjung ke kebun bunga matahari ini

Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Taman Bunga Matahari, 800 Tangkai Terjual untuk Hari Valentine
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Warga mengunjungi Sunflower Garden di Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Rabu (13/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Hamparan bunga matahari berjejer rapi di sebuah lahan di Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Rabu (13/2/2019).

Kawasan ini bernama Sunflower Garden. Beberapa jenis bunga lain juga menghiasi lahan yang nian membuat kawasan ini kian indah.

Selain itu, objek wisata ini juga menyediakan sejumlah spot swafoto yang menjadikan wisatawan tertarik untuk berkunjung ke kebun bunga matahari yang memiliki luas 80 are tersebut.

Suasana Sunflower Garden di Desa Batannyuh, Tabanan.
Suasana Sunflower Garden di Desa Batannyuh, Tabanan. (Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan)

Setidaknya sudah ada 800 tangkai bunga yang terjual untuk hadiah kepada yang tersayang di hari kasih sayang.

“Sampai sekarang (kemarin) sudah ada sekitar 800 tangkai bunga yang terjual. Bunganya digunakan untuk hari valentine,” ucap pemilik Sunflower Garden, I Nyoman Triana.

Triana menuturkan, ide awal membentuk kawasan atau kebun bunga matahari karena memiliki lahan seluas 80 are yang tak digunakan atau tak dimanfaatkan.

Berbekal hobi berkebun, ia mencoba-coba menyulap lahan tersebut menjadi kebun bunga.

"Artinya memproduktifkan yang tidak produktif," kata dia.

Bunga matahari ia pilih sebab saat ini sedang tren. Kemudian juga terinspirasi dengan Taman Dewari yang ada di daerah Jawa.

Selain bunga matahari, juga diselingi dengan menanam bunga maregot.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved