Persiapan Melasti Ida Bhatara Turun Kabeh, Tempat Parkir di Pantai Watu Klotok Mulai Ditata

Pemkab Klungkung mulai melakukan penataan di pesisir Pantai Watu Klotok menjelang upacara Melasti Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih

Persiapan Melasti Ida Bhatara Turun Kabeh, Tempat Parkir di Pantai Watu Klotok Mulai Ditata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Alat berat tampak mengeruk pasir yang menimbun areal parkir barat Pantai Watu Klotok, Minggu (17/2/2019). Pemkab merapikan pesisir Pantai Watu Klotok menjelang panca wali krama bulan Maret mendatang. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Alat berat tampak beroperasi di pesisir Pantai Watu Klotok, Klungkung, Minggu (17/2/2019).

Pagi itu, Pemkab Klungkung mulai melakukan penataan di pesisir Pantai Watu Klotok menjelang upacara Melasti Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih awal Maret mendatang.

Dalam rangkaian upacara yang diselenggarakan 10 tahun sekali itu, Pantai Watu Klotok akan menjadi tujuan melasti bagi umat Hindu dari berbagai daerah di Bali.

Penataan  difokuskan pada areal parkir sebelah barat yang telah tertimbun pasir sekitar satu meter. Hamparan pasir yang menimbun area parkir tersebut dipindahkan ke sebelah selatan atau di pinggir pantai yang posisinya lebih rendah.

"Pembersihan ini dilakukan menjelang upacara Melasti Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih. Tempat ini dulunya merupakan lahan parkir tapi sudah dipenuhi dengan pasir yang terbawa ombak dengan kedalaman kurang lebih satu meter," ujar Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta.

Beberapa lapak yang sebelumnya memenuhi areal parkir tersebut, pagi itu juga tampak dibongkar oleh masing-masing pedagang.

Selain itu, sebelumnya aktivitas pencarian batu sikat oleh warga setempat mulai dihentikan secara bertahap untuk menjaga  lingkungan dan kesucian pura.

"Pembersihan tidak hari ini saja. Saya tugaskan agar Dinas PU melakukan pembersihan secara rutin. Jangan sampai tempat parkir ini justru seperti pantai karena tingginya tumpukan pasir yang terbawa ombak,” terang Suwirta.

Ke depannya Pemkab Klungkung juga akan membuat rancangan terkait penataan tempat parkir termasuk lokasi berjualan para pedagang.

Hal ini sesuai dengan rencana Pemkab menjadikan Pura Watu Klotok sebagai destinasi wisata spiritual.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman Klungkung Nyoman Susanta menjelaskan, pembersihan areal parkir itu tidak dapat diselesaikan sehari.

Pembersihan akan dilakukan bertahap, sampai areal parkir kembali terbuka.

Kasatpol PP Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, para pedagang di Pantai Watu Klotok membongkar lapak mereka secara mandiri.

Hal ini atas kesepakatan antara Pemkab Klungkung dengan para pedagang dan pencari batu sikat dalam pertemuan beberapa waktu lalu.

Pedagang itu pindah ke areal pertanian yang posisinya berada sekitar 100 meter di utara pesisir Watu Klotok. Mereka pun harus mengontrak lahan untuk berdagang di tempat itu . (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved