Liputan Khusus

Kisah Petani Arak di Karangasem, Tiap Hari Panjat 30 Pohon untuk Hasilkan Arak

Di puncak pohon kelapa, pria asal Banjar Pungutan, Desa Tri Eka Bhuana, Sidemen, Karangasem ini mengambil jeriken kecil yang berisi hasil irisan

Kisah Petani Arak di Karangasem, Tiap Hari Panjat 30 Pohon untuk Hasilkan Arak
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Seorang petani arak sedang menunggui proses penyulingan untuk hasilkan arak di sebuah desa penghasil arak di Kabupaten Karangasem, Minggu (17/2) lalu.   

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Minggu (17/2) sore pukul 16.00 Wita, Ketut Murjana mulai bersiap untuk memanjat pohon kelapa.

Berbekal sebuah pisau yang diikat di pinggangnya, ia langsung memanjat pohon kelapa di depannya.

Tak lebih dari 5 menit, Murjana sampai di puncak pohon kelapa yang tingginya sekitar 20 meter itu.

Di puncak pohon kelapa, pria asal Banjar Pungutan, Desa Tri Eka Bhuana, Sidemen, Karangasem ini mengambil jeriken kecil yang berisi hasil irisan bunga pohon kelapa yang ia panjat pada pagi hari. 

Dalam sehari, Murjana mengaku rata-rata memanjat 15 pohon kelapa.

Sebab, satu pohon kelapa yang ia panjat cuma bisa menghasilkan segelas bahkan setengah gelas biasa.

“Kalau paginya saya naik untuk mengiris agar airnya bisa turun. Saya taruh jeriken kecil, terus sorenya naik lagi untuk ngambil hasilnya. Jadi satu pohon itu saya panjat dua kali. Satu pohon kelapa paling dapatnya sedikit, Cuma segelas. Makanya untuk menjadikan arak, minimal lima belas pohon itu baru jadi satu jeriken arak yang isinya lima belas liter,” kata pria yang sudah menjadi petani arak sejak dirinya berusia 10 tahun itu.

Setelah berhasil mengumpulkan cairan yang keluar dari bunga pohon kelapa, Murjana mengajak Tribun Bali ke tempat penyulingan arak yang ada di rumahnya.

Di sana terlihat proses penyulingan arak masih berlangsung.

Air tuak yang barusan dia ambil dari pohon kelapa kemudian diletakkan ke dalam satu ember besar. Murjana pun bersiap membuat arak baru.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved