Pemilu 2019

Puluhan Ibu-Ibu Ikut Melipat Surat Suara di Bangli, KPU Siapkan Rp 95 Juta untuk Upah

Puluhan masyarakat Bangli, didominasi ibu rumah tangga terlihat memadati salah satu bangunan di lantai dua Pasar Terminal Loka Crana, Selasa (19/2)

Puluhan Ibu-Ibu Ikut Melipat Surat Suara di Bangli, KPU Siapkan Rp 95 Juta untuk Upah
tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Puluhan warga sekitar ikut menyortir dan melipat surat suara di lantai dua pasar kidul. Kegiatan pelipatan ini ditarget selesai hingga 10 hari ke depan. Selasa (19/2/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Puluhan masyarakat Bangli, didominasi ibu rumah tangga terlihat memadati salah satu bangunan di lantai dua Pasar Terminal Loka Crana, Selasa (19/2/2019).

Mereka nampak sibuk menyortir, hingga melipat surat suara untuk kepentingan pemilu 17 April mendatang.

Pelipatan surat suara ini tentu menjadi rejeki tersendiri bagi sebagaian besar masyarakat sekitar, salah satunya diungkapkan oleh Ade Muliartini.

Ibu rumah tangga yang tinggal di wilayah Kelurahan Kawan, Bangli ini mengatakan, tahu infomasi tentang pelipatan dari adiknya yang bekerja di KPU Bangli.

Upah pelipatan pun diakui Muliartini cukup lumayan. Pasalnya, masing-masing jenis surat suara dihargai berbeda.

Ibu satu anak ini mengatakan per lembar surat suara untuk DPRD Kabupaten, dihargai Rp 120 per lembar.

“Belum tau ini saya, belum sempat hitung. Kalau hasil dari pelipatan, nantinya bisa digunakan untuk menambah keperluan sehari-hari, termasuk uang dapur” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Bangli, Putu Pertama Pujawan mengatakan, pelipatan surat suara dimulai pada hari Selasa (19/2/2019) hingga 10 hari ke depan, berlokasi di Pasar Terminal Loka Crana dan dikerjakan oleh 50 orang.

Pelipatan ini, diawali dari DPRD Kabupaten, daerah pemilihan (Dapil) Bangli 1 dengan tujuan pemilahan, sehingga surat suara antar dapil tidak tertukar.

“Lokasi ini sesuai surat perintah dari pak bupati, bahwa pemerintah daerah mengizinkan pasar Loka Crana yang sedianya diresmikan bulan Maret, dipinjamkan ke kami untuk melakukan proses pengelolaan logistik mulai dari sortir, lipat, dan sebagainya sampai H-1 yakni 16 April mendatang.

Baca: KPU Buleleng Kerahkan Warga untuk Melipat Surat Suara, Emak-emak Diupah Rp 90 Per Lembar

Baca: Kisah Pekerja Jembatan Metra-Kedui, Upah Tiga Bulan Belum Dibayar, Sambung Hidup dari Belas Kasihan

Baca: Sosialisasi Pemilu Dengan Relawan Bondres, Ini Tujuan KPU Tabanan

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved