Sepeninggal Turah Baba Nasib Puri Anyar Denpasar Makin Terlupakan, Begini Kondisinya Saat Ini

Pengelolaan pariwisata sejarah yang dikenal melalui program Denpasar Heritage City belum menyentuh kawasan Puri Anyar Denpasar.

Sepeninggal Turah Baba Nasib Puri Anyar Denpasar Makin Terlupakan, Begini Kondisinya Saat Ini
tribun bali/eurazmy
Kondisi gapura Puri Anyar yang ada di samping bangunan utama, dilintasi pengguna jalan, Selasa (19/2/2019). Seorang anggota generasi pewaris Puri Anyar, AA Ngurah Manik mengakui, Puri Anyar sudah sejak lama tak lagi menjadi pusat kegiatan spiritual. 

Sepeninggal Turah Baba Nasib Puri Anyar Makin Terlupakan, Begini Kondisinya Saat Ini. Pengelolaan pariwisata sejarah yang dikenal melalui program Denpasar Heritage City belum menyentuh kawasan Puri Anyar Denpasar.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengelolaan pariwisata sejarah yang dikenal melalui program Denpasar Heritage City belum menyentuh kawasan Puri Anyar Denpasar.

Puri yang diyakini memiliki kaitan dengan sejarah Kerajaan Badung ini terletak di Jalan Kresna (belakang Bank BPD Bali).

Saat Tribun-Bali.com berkunjung ke lokasi, kondisi halaman puri tampak tak terurus.

Ada sejumlah bekas bangunan di sisi selatan puri menyerupai kamar-kamar dibiarkan mangkrak tak terurus.

Kondisi puri di dalam puri tak menandakan banyak aktivitas spiritual lagi.

Seorang anggota generasi pewaris Puri Anyar, AA Ngurah Manik mengakui, Puri Anyar sudah sejak lama tak lagi menjadi pusat kegiatan spiritual.

Baca: Kekuatan Grup A Piala Presiden 2019, Panggung Persib Bandung dan Persebaya, Perseru Belum Jelas

Baca: Kekuatan Grup B Piala Presiden 2019- Bali United Ditantang Tim Promosi dan Degradasi Liga 1

Baca: Kekuatan Grup C Piala Presiden 2019, PSIS Akan Disergap Tim-tim Luar Jawa

Baca: Kekuatan Grup D Piala Presiden 2019, Menanti Perlawanan PSS Sleman di Grup Neraka

Baca: Fakta Unik Juara Piala Presiden Persib, Arema, dan Persija, Tahun Ini Siapa Selanjutnya?

Terlebih sejak sepeninggalan ayahnya yang juga seorang tokoh besar di Denpasar yakni Turah Baba.

Perkembangan pesat di Denpasar membuat Puri Anyar Denpasar terpaksa harus mengalah dengan pembangunan modern lain.

Dikatakan dia, posisi gapura terletak di samping, yang seharusnya gapura Puri diletakkan di depan Puri persis.

"Tapi karena memang dulu dikuasai Belanda, makanya posisi gapura disamping. Sekarang kan sudah merdeka, harusnya bisa dibantu kembali ditata dan bisa jadi ikon pariwisata baru," terangnya.

Baca: Kisah Ani Yudhoyono Muda, Secangkir Kolak yang Dibawa SBY Dibuat Banyak Agar Cukup Sekeluarga

Baca: Reaksi Bule Tahu Kecilnya Gaji di Indonesia: Kok Bisa Hidup Ya?, Intip UMP 2019 di 33 Provinsi

Kini, ia bersama anggota keluarga sedang dalam tahap pemugaran tempat merajan menggunakan dana mandiri.

Kendati demikian, ia berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk membantu operasional Puri legendaris ini ke depannya.

Ditambahkan AA Ngurah Bagus Sudiarta, anggota keluarga ini juga memandang perlu adanya perhatian pemerintah untuk Puri Anyar, dengan menjadikannya sebagai cagar budaya misalnya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved