Gejolak Tohlangkir Seakan Menantang Wisatawan, BPBD Bakal Sebar Spanduk Larangan Mendaki

BPBD Karangasem akan memasang banner pemberitahuan yang direkomendasikan oleh PVMBG di setiap jalur pendakian

Gejolak Tohlangkir Seakan Menantang Wisatawan, BPBD Bakal Sebar Spanduk Larangan Mendaki
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Gunung Agung dilihat dari Desa Bugbug, Karangasem, Jumat (15/6/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Seorang pendaki yang belum diketahui identitasnya nekat  mendaki Gunung Agung

Peristiwa tersebut terlihat dari video durasi 49 detik yang  beredar di media sosial (medsos).

Pendaki mendokumentasikan kondisi di puncah Gunung Agung, Senin (18/2/2019) pukul 07.05  Wita.

Saat mengambil video, pendaki memaparkan kondisi terkini Maha Giri Tohlangkir dengan Bahasa Indonesia. Jadi kemungkinannya, pendaki adalah wisatawan  domestik.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa menyesalkan kejadian tersebut mengingat kondisi Gunung Agung belum stabil dan  masih berpotensi erupsi.

"Saya dapat info tersebut dari media sosial. Videonya viral," ungkap Ketut Arimbawa, Rabu (20/2/2019). 

Pihaknya mengaku sudah berulang kali mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tak melakukan pendakian ke Gunung Agung lantaran status masih Level III (Siaga).

Pihaknya juga telah bersurat ke desa melalui camat, Dinas Pariwisata, PHRI.

"Imbauan lewat surat ke kepala desa melalui camat sudah dilakukan. Dispar serta PHRI sudah ditembuskan. Tapi masih dijumpai pendaki naik," kata Arimbawa.

Dalam waktu dekat, BPBD Karangasem akan memasang banner pemberitahuan yang direkomendasikan oleh PVMBG di setiap jalur pendakian.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved