Tiga PNS Malas di Pemkab Karangasem Bakal Dikenakan Sanksi

Tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di lingkungan Pemkab Karangasem bakal mendapat sanksi karena malas

Tiga PNS Malas di Pemkab Karangasem Bakal Dikenakan Sanksi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Karangasem, I Gusti Gede Rinceg. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di lingkungan Pemkab Karangasem bakal mendapat sanksi karena malas.

Mereka merupakan pejabat struktural serta pejabat fungsional.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Karangasem, I Gusti Gede Rinceg menjelaskan, tiga nama pejabat tersebut segera diserahkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Sanksinya seperti apa kami masih belum tahu. Nama-nama sudah tercatat. Tinggal membawa ke BKN untuk segera diputuskan," kata I Gusti Gede Rinceg, Rabu (20/2/2019).

Sementara itu, Kepala Bidang Kepangkatan dan Kedudukan Hukum Pegawai BKSDM Karangasem, Made Tisti mengatakan, pegawai yang diusulkan untuk diberikn sanksi adalah usulan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersangkutan.

Alasannya pegawai tersebut malas masuk kerja dan kerap libur tanpa memberi keterangan.

Pegawai tersebut libur tanpa keterangan melebihi 46 hari dan ada juga yang kurang dari 46 hari setelah diakumulasi setahun.

Pegawai yang diusulkan untuk disanksi pernah disidang di internal. Kini berkasnya berada di Pejabat Pembina Kepegawaian.

"Tapi jika mengacu pada UU terkait kedisiplinan PNS, peegawai yang tidak masuk tanpa keterangan selama 46 hari akan diberikan sanksi," kata Made Tisti.

Dari kasus sebelumnya, pegawai yang tidak masuk hingga melebihi 46 hari sanksinya dihentikan.

Seperti kasus yang pernah terjadi di Kecamatan Kubu. Sedangkan yang kurang dari 46 hari akan ditunda kenaikan pangkatnya.

"Jika berat, bisa berbuntut pada pemecatan dan jika kesalahan sedang atau ringan kemungkinan kenaikan pangkatnya ditunda. Kami hanya mefasilitasi, keputusan ada di pimpinan," kata dia. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved