Bocah 8 Tahun Nangis, Ditembak Pejabat Karena Pungut Mangga Jatuh, Pelaku Ngaku Tembak Kucing

Saat itu, korban berjalan seorang diri melintasi depan rumah D yang memang terdapat pohon mangga.

Bocah 8 Tahun Nangis, Ditembak Pejabat Karena Pungut Mangga Jatuh, Pelaku Ngaku Tembak Kucing
(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi pistol 

 TRIBUN-BALI.COM - Seorang bocah berusia 8 tahun menangis kesakitan usai ditembaki salah seorang pejabat di Ambon, saat memungut buah mangganya yang jatuh.

Bocah berinisal GL, warga Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Maluku itu menderita luka di bagian lengan kanannya setelah diduga ditembak oleh seorang pejabat yang juga tetangganya sendiri.

GL ditembak oleh GND alias D yang merupakan staf ahli Wali Kota Ambon.

“Terduga pelaku yang dilaporkan ibu korban ke polisi berstatus sebagai pejabat di Pemkot Ambon,” kata Kasubag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy, kepada wartawan, Rabu (20/2/2019).

TribunnewsBogor.com melansir Kompas.com, insiden arogansi yang dilakukan oleh oknum pejabat kepada seorang anak kecil ini terjadi pada Selasa (19/2/2019).

Saat itu, korban berjalan seorang diri melintasi depan rumah D yang memang terdapat pohon mangga.

Saat berjalan, korban melihat buah mangga yang jatuh dari pohon yang berada di depan rumah pelaku.

Korban pun langsung memungutnya untuk dibawa pulang.

Namun, tiba-tiba sang pejabat keluar dari rumah dan menembakan senapan angin ke arah bocah yang memungut buah mangganya, yang terjatuh di luar halaman rumah tersebut.

Tembakan itu pun mengenai lengan si bocah malang tersebut.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved