Berita Banyuwangi

Diusulkan ke Unesco Tahun 2020, Kemenpar Matangkan Persiapan Geopark Banyuwangi

Pemerintah pusat terus mematangkan persiapan Banyuwangi menjadi jaringan geopark dunia

Diusulkan ke Unesco Tahun 2020, Kemenpar Matangkan Persiapan Geopark Banyuwangi
Surya/Haorrahman
Focused Group Discussion (FGD) yang difasilitasi Kementerian Pariwisata guna membahas persiapan terkait pengusulan Banyuwangi sebagai Global Geopark Network (GGN) di Banyuwangi, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Setelah ditetapkan sebagai Geopark Nasional, Banyuwangi segera diusulkan menjadi Global Geopark Network (GGN) Unesco atau Geopark Internasional.

Pemerintah pusat pun terus mematangkan persiapan Banyuwangi menjadi jaringan geopark dunia.

Salah satunya dengan menggelar Focused Group Discussion (FGD) yang difasilitasi Kementerian Pariwisata guna membahas persiapan terkait pengusulan tersebut di Banyuwangi.

FGD yang dibuka oleh Indra Ni Tua, Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Kemenpar ini dihadiri sejumlah stakeholder.

Baca: TRIBUN WIKI - Daftar Penginapan Murah di Bawah Rp 100 Ribu di Kuta Bali

Baca: Belajar Pendampingan Pengadaan Barang dan Jasa, RSUD Klungkung Berkunjung ke Bantul

Mulai Kepala BKSDA wilayah V Jawa Timur Sumpena, Administratur Perhutani Banyuwangi Selatan Nur Budi, perwakilan Taman Nasional Alas Purwo Wahyu M, serta Ketua Tim Geopark Banyuwangi Rani Razak beserta tim.

Hadir juga jajaran SKPD terkait dan pemerhati lingkungan.

“Diskusi tim kecil ini membahas segala kelengkapan yang diperlukan untuk mengusulkan Banyuwangi menjadi GGN. Karena target kami tahun depan sudah bisa submit ke Unesco,” kata Indra, Jumat (22/2/2019).

Menurut Indra, persiapan Banyuwangi sudah on the track meskipun masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi.

Baca: Siswa Belajar di Lab IPA Sejak Sebulan Lalu, Satu Ruang Kelas SMPN 3 Dawan Rusak Parah

Baca: Jelang Lawan Persela, Teco Minta Pemain Tak Terganggu Isu BU Terlibat Suap Perangkat Pertandingan

“Daerahnya punya keunikan dan kekhasan, aksesibilitas sudah terbangun, amenitas juga cukup memadahi. Saya bilang Banyuwangi ini sudah selangkah lebih maju,” ujarnya.

Hanang Samodra, Peneliti Ahli Utama Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI mengatakan, ada empat hal yang menjadi prasyarat dasar agar lolos jaringan GGN.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved