4,46 Persen Warga Tabanan Masuk Kategori Miskin, BPS Sebut Angka Kemiskinan Menurun

Badan Pusat Statistik (BPS) Tabanan mencatat dalam kurun waktu lima tahun terakhir penduduk miskin Tabanan mengalami tren penurunan

4,46 Persen Warga Tabanan Masuk Kategori Miskin, BPS Sebut Angka Kemiskinan Menurun
Istimewa
Ilustrasi - Potret kemiskinan di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Tabanan mencatat dalam kurun waktu lima tahun terakhir penduduk miskin Tabanan mengalami tren penurunan dan masih dikatakan rendah atau masih berada dibwah angka 10 persen dari jumlah penduduk.

Untuk tahun 2018, jumlah penduduk miskin sebanyak 4,46 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 443 ribu jiwa.

Berdasarkan data dari BPS Tabanan, penduduk miskin Tabanan pada tahun 2013 mencapai 5,21 persen.

Lalu, pada tahun 2014 meningkat sebesar 5,61 persen, tahun 2015 menurun menjadi 5,52 persen, tahun 2016 menurun lagi menjadi 5,00 persen, tahun 2017 menjadi 4,92 dan tahun 2018 kembali menurun menjadi 4,46 persen atau sekitar 19.770 warga dari total penduduk sebanyak 443 ribu jiwa.

Dari data di atas, jumlah penduduk miskin Tabanan terus mengalami penurunan.  

“Angka 4,46 persen penduduk miskin Tabanan ini masih kategori rendah dan Tabanan saat ini peringkat keempat penduduk terendah miskin setelah tiga kabupaten/kota Denpasar, Badung dan Gianyar,” kata Kepala BPS Tabanan, Indra Susilo, Jumat (22/2/2019).

Indra menjelaskan, data tersebut diperoleh setelah melakukan survey penduduk miskin yang dilakukan dua kali dalam setahun.

Artinya dilakukan tiap semester atau enam bulan sekali pada bulan Maret dan September dengan pengumpulan data makro.

"Kami tidak ambil sampel survei per kecamatan. Tetapi mengumpulkan data level Kabupaten. Caranya dengan mengambil sampel menyasar rumah tangga menggunakan metodologi atau secara keilmuan statistik," jelasnya.

Indra melanjutkan, penurunan penduduk miskin Tabanan disebabkan beberapa faktor diantaranya karena  perbaikan ekonomi, walaupun  pertumbuhan ekonomi secara nasional tidak terlalu signifikan.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved