Sejumlah Jalur Akan Digunakan oleh 2000 Peserta Balap Sepeda Dunia, Begini Imbauan Polres Bangli

Balap sepeda Gran Fondo New York (GNFY) yang rencananya berlangsung pada hari Minggu (24/2/2019), akan melintasi sejumlah jalur di Kabupaten Bangli.

Sejumlah Jalur Akan Digunakan oleh 2000 Peserta Balap Sepeda Dunia, Begini Imbauan Polres Bangli
Polres Bangli
Rute jalur perlintasan peserta balap sepeda pada hari Minggu (24/2/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Balap sepeda Gran Fondo New York (GNFY) yang rencananya berlangsung pada hari Minggu (24/2/2019), akan melintasi sejumlah jalur di Kabupaten Bangli.

Terkait hal ini, Polres Bangli memberikan sejumlah imbauan bagi masyarakat, mengingat acara internasional ini diikuti oleh 2000 peserta dari 30 negara.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Sabtu (23/2/2019) menjelaskan kegiatan lomba dimulai dari pukul 07.00 wita hingga 14.00 Wita, dengan start dan finish di Pantai Lepang, Klungkung. lomba balap sepeda ini menempuh rute tiga kabupaten, di antaranya Klungkung, Karangasem, dan Bangli.

Di Kabupaten Bangli, lanjut AKP Sulhadi, jalur yang dilintasi peserta di antaranya jalur Desa Bangbang, Tembuku jurusan Besakih - Desa Suter menuju Penelokan, melewati Jalur Sekardadi, Susut; hingga depan Kantor Bupati dan menuju perbatasan Bangli – Gianyar.

Pihaknya mengatakan, berlangsungnya kegiatan lomba tidak mengganggu jalannya aktivitas masyarakat.

Sebab penjagaan yang dilakukan oleh kepolisian, memberlakukan sistem selektif – prioritas. Dalam kegiatan ini, polres Bangli mengerahkan 167 personel yang tersebar di 43 titik.

Baca: PASI Targetkan Bangli Raih 6 Medali Emas di Porprov

Baca: TMMD Pembangunan Jalan di Desa Peninjoan Bakal Libatkan Warga Binaan Rutan Bangli

Baca: Keramatnya Pohon Taru Menyan Berusia 11 Abad, Hilangkan Bau Busuk Jenazah di Kuburan Terunyan Bangli

“Misalkan banyak rombongan peserta lomba yang akan melintas. Bilamana ada masyarakat yang hanya menyeberang, tentunya diberhentikan sementara mendahulukan peserta. Itu kalau hanya sekadar menyeberang jalan saja. Jadi tidak sampai pengalihan arus,” ungkapnya.

AKP Sulhadi menambahkan, walaupun tidak sampai memberlakukan pengalihan arus, pihaknya tetap memberikan beberapa imbauan pada masyakarat.

Di antaranya, tidak memarkir kendaraan roda empat maupun roda enam di sepanjang jalan, serta mengandangkan atau mengikat hewan peliharaannya seperti anjing, sapi dan lainnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau bagi truk bermuatan berat yang kebetulan melintas, untuk sementara mencari jalur alternatif lain.

“Ini khusus untuk truk bermuatan berat saja. Karena dengan muatan yang besar jalan kendaraan otomatis pelan. Sehingga disarankan agar tidak mengambil jalur yang digunakan untuk kegiatan lomba. Jadi aktivitas mereka jalan, lomba ini juga tetap jalan tanpa ada gangguan,” tandasnya. (*) 

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved