Wiki Bali

TRIBUN WIKI - 5 Kutipan Raden Ajeng Kartini tentang Cinta dan Kasih Sayang

Meski dalam usia yang relatif muda, Kartini telah memiliki buah pemikiran yang melampaui wanita pada umumnya

TRIBUN WIKI - 5 Kutipan Raden Ajeng Kartini tentang Cinta dan Kasih Sayang
tribunnews.com
RA Kartini. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kita sudah tidak asing dengan nama Raden Ajeng Kartini.

Kartini adalah seorang wanita kelahiran Jepara, 21 April 1879 dan meninggal di Rembang, 17 September 1904 pada usia yang masih muda yakni 25 tahun.

Meski dalam usia yang relatif muda, Kartini telah memiliki buah pemikiran yang melampaui wanita pada umumnya.

Ia secara terus aktif menyuarakan kesetaraan kaum perempuan, terutama agar bisa mendapatkan akses pendidikan yang sama dengan laki-laki.

Baca: SID jadi Band Penutup PICA Fest 2019, Jangan Sampai Ketinggalan Penampilannya

Baca: Peraih Emas Asian Para Games Ikut GFNY Bali, Tak Anggap Kompetisi Hanya Sebagai Latihan Endurance

Buah pemikirannya itu Kartini tulis secara aktif dalam sebuah surat yang ia kirimkan kepada beberapa sahabat penanya.

Setelah Kartini tiada, surat-surat itu akhirnya dikumpulkan dan dijadikan sebuah buku oleh Mr. JH Abendanon, dan diberi judul Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya "Dari Kegelapan Menuju Cahaya".

Buku itu akhirnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang.

Baca: Tak Cuma Enak, Ikan Bandeng Ternyata Punya Segudang Manfaat untuk Tubuh

Baca: Polresta Denpasar Bekuk 23 Tersangka Narkoba Dalam 3 Minggu, Amankan BB Sabu hingga Tembakau Gorila

Kali ini Tribun Bali sajikan beberapa kutipan dalam buku Habis Gelap Terbilah Terang tentang cinta dan kasih sayang.

1. Bagiku, tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan daripada membuat orang lain tersenyum; terutama orang yang kita sayangi. Tidak ada sesuatu yang lebih membahagiakan daripada membuat sepasang mata orang yang kita cintai memandang kita dengan penuh kasih dan bahagia. Dan kita merasa kitalah yang menyebabkan kebahagiaan itu.

2. Cinta menimbulkan cinta kembali. Tetapi pandangan yang merendahkan tidak akan menumbuhkan rasa cinta.

Baca: Live Streaming Manchester United Vs Liverpool Pukul 21.30 Wita, Berikut Cara Analisisnya

Baca: Sentil Timnas, Spider Wan: Biarkan Predikat Kiper Terbaik Hanya Story Media Sosial

3. Setia, kata yang sederhana. Tetapi maknanya sedemikian besar dan dalam! Melebihi cinta.

4. Pernah saya membaca, harta yang paling suci di dunia ini adalah hati laki-laki yang luhur. Kami setuju sekali dengan kata-kata itu. Sungguh hati laki-laki yang luhur itu harta yang paling berharga di dunia, yang jarang sekali ada. Berbahagialah mereka yang dalam hidupnya berjumpa dengan mutiara semacam itu.

5. Seorang perempuan yang mengorbankan diri untuk orang lain, dengan segala rasa cinta yang ada dalam hatinya, dengan segala bakti, yang dapat diamalkannya, itulah perempuan yang patut disebut sebagai "ibu" dalam arti sebenarnya.

(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved