Dalam Seminggu Barang Dari Eks Tiara Grosir Harus Dipindah Ke Pasar Badung Atau Dianggap Sampah

Selain itu pemulihan situasi di Pasar Badung yang baru ini juga diperkirakan memakan waktu dua bulan.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pedagang sudah bisa berjualan di Pasar Badung yang baru setelah dilakukan soft opening, Minggu (24/2/2019).

Mereka yang sebelumnya berjualan di eks Tiara Grosir kini bisa menikmati rasanya berjualan di pasar yang dibangun dengan biaya sebesar Rp 150 miliar.

Seorang pedagang, Made Ayu Krisnawati, senang bisa kembali berjualan di Pasar Badung yang dibangun megah.

Sebelumnya ia harus mengungsi karena pasar terbesar di Bali ini terbakar pada 2016 lalu.

Ayu mengaku telah buka sejak pukul 04.00 Wita.

"Ya astungkara dapat garus, walaupun tidak ramai. Tapi ini kan baru pertama," katanya sumringah, kemarin.

Pedagang Pasar Badung mulai menata tempat berjualannya yang baru, Sabtu (23/2/2019).
Pedagang Pasar Badung mulai menata tempat berjualannya yang baru, Sabtu (23/2/2019). (Tribun Bali/Putu Supartika)

Walaupun kemarin pedagang diharuskan sudah menempati Pasar Badung yang baru, namun ada beberapa pedagang yang belum pindah.

Alhasil ada beberapa los maupun kios yang masih kosong.

Kondisi ini sangat kentara pada los maupun kios yang ada di lantai tiga dan empat.

Para pedagang belum ada yang berjualan di dua lantai teratas ini.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved