Medan Berat & Cuaca Panas Persulit Pencarian Made Candra, Keluarga Gelar Ritual Niskala di TKP

Upaya pencarian terhadap I Made Candra Udiana (18), siswa SMK N 1 Nusa Penida yang terperosok dari atas tebing curam di Dusun Saren, Desa Batumadeg

Medan Berat & Cuaca Panas Persulit Pencarian Made Candra, Keluarga Gelar Ritual Niskala di TKP
Polsek Nusa Penida
Kepolisian menunjukkan lokasi terprosoknya korban di Sareb Cliff, di Dusun Saren, Desa Batu Madeg, Nusa Penida, Minggu (24/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, BPBD Klungkung,  dan warga, Senin (25/2), melanjutkan upaya pencarian terhadap I Made Candra Udiana (18), siswa SMK N 1 Nusa Penida yang terperosok dari atas tebing curam di Dusun Saren, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Klungkung. Namun hingga sore hari, tim gabungan tidak kunjung menemukan korban.

Proses pencarian korbang terbilang sulit. Faktor medan yang berat ditambah kondisi matahari yang sangat terik, mempersulit proses pencarian korban.

Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada menjelaskan, proses pencarian terhadap korban dilakukan sekitar pukul 08.45 Wita.

Fokus pencarian dilakukan di semak-semak yang berada di bawah tebing oleh tim Basarnas.

Diduga korban tidak langsung jatuh ke laut, dan terperosok ke semak belukar atau ranting-ranting di dasar tebing.

"Sementara Balawisata juga tetap lakukan upaya pencarian. Termasuk mengimbau nelayan jika menemukan hal-hal yang mencurigan di perairan sekitar TKP," jelas Putu Widiada.

Basarnas ketika melakukan proses pencarian terhadap Made Candra Udiana di Saren Cliff, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Senin (25/2/2019).
Basarnas ketika melakukan proses pencarian terhadap Made Candra Udiana di Saren Cliff, Desa Batumadeg, Nusa Penida, Senin (25/2/2019). (dok Basarnas)

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Komang Reka Sanjaya mengatakan, proses pencarian korban Senin (25/2) melibatkan 11 personel dari Basarnas.

Termasuk dibantu 8 personel kepolisian dan 25 orang kerabat korban.

"Berdasarkan informasi warga  yang ikut melakukan pencarian, mereka menemukan adanya tanda-tenda bekas adanya darah yang sudah mengering, menempel pada kayu," jelasnya.

Dalam kegiatan pencarian tersebut, tim Basarnas menerjunkan salah satu personelnya ke bawah tebing dengan ketinggian sekitar 275 meter.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved