Cara Unik Lapas Perempuan Denpasar Musnahkan HP Sitaan: Dicelupkan ke Air Garam hingga Buat Galeri

Pemusnahan HP sitaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar dilakukan dengan mencelupkannya ke dalam air garam dan dibuatkan sebuah galeri HP sitaan

Cara Unik Lapas Perempuan Denpasar Musnahkan HP Sitaan: Dicelupkan ke Air Garam hingga Buat Galeri
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Proses pemusnahan barang sitaan berupa HP, charger, dan power bank di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar, Rabu (27/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Jika pada umumnya, HP hasil sitaan di Lapas dimusnahkan dengan cara dibakar atau dihancurkan, berbeda dengan Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali.

Pemusnahan HP sitaan para narapidana dan tahanan Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar dilakukan dengan mencelupkannya ke dalam air garam dan dibuatkan sebuah galeri HP sitaan.

Baca: Cari Tahu Kegunaan Mobile JKN di Pameran Gelar Informasi Pelayanan Publik BPJS Kesehatan

Baca: Kisah Iponk dan Fardiah Yang Berjodoh Usai Perang Komentar Sesama Netizen di Grup Facebook

Kalapas Perempuan Kelas IIA Denpasar, Lili menuturkan, selain dimasukkan ke dalam air garam juga dibuatkan sebuah galeri HP hasil sitaan yang berisi sekitar 50 HP, 4 kabel dan beberapa power bank yang dipajang di ruang pemeriksaan pengunjung untuk memberikan pemahaman kepada pengunjung bahwa HP tidak diperbolehkan ada di dalam Lapas, dan ada tindakan tegas dari Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar.

Galeri HP sitaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar.
Galeri HP sitaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar. (Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati)

"Itu galeri HP sitaan sengaja saya buat begitu biar pengunjung tahu bahwa di Lapas tidak boleh ada HP di dalam. Biar semua lihat bahwa memang di dalam sudah tidak boleh menggunakan Hp,"

Baca: Bupati Mahayastra Apresiasi Kinerja PSSI Gianyar

Baca: Berhasil Bongkar Penyelundupan Berton-ton Kokain, Nyawa Anjing Pelacak Ini Dihargai Rp 1 Miliar

"Bagaimanapun kami punya integritas tinggi bahwa barang sitaan tidak boleh ada dan harus dihancurkan. Kalau kami buat galeri itu memang inovasi kami biar pengunjung lihat, kami akan lakukan tindakan tegas dari kalau memang ada pelanggaran di dalam," paparnya kepada Tribun Bali, Rabu (27/2/2019).

Pihaknya juga menyebutkan, penggeledahan akan dilakukan kapanpun oleh para petugas Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar.

Baca: Wisata Trekking di Desa Belimbing Tabanan, Melintasi Hijaunya Hamparan Sawah

Baca: Bukan Hanya Luna Maya, Ini Daftar Mantan Pacar Reino Barack Sebelum Nikahi Syahrini

"Kami melakukan penggeledahan itu kapanpun. Kami lihat kondisi, kalau memang ada yang lihat WBP bawa HP kami langsung turun tangan. Kadang jam 8 malam, kadang pagi, kadang siang. Itu sering kami lakukan. Jadi tidak dilakukan pembiaran. Kalau dilakukan pembiaran, kami yang salah," ucapnya.

Sementara, sebanyak 30 HP, 25 charger, 27 headset, 2 power bank sitaan dari WBP Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar dimasukkan ke dalam air garam pada acara Deklarasi Zero Halinar (HP, Pungli dan Narkoba) dan pemusnahan HP sitaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar, Kerobokan, Bali, Rabu (27/2/2019).

"Yang dicelupkan kurang lebih ada 30 HP, itu hasil setiap malam kami lakukan sidak. Kami juga tidak tahu waktu untuk memberantas HP di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar. Dari waktu ke waktu kami secara dadakan mengadakan sidak," pungkasnya.(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved