Hari Raya Nyepi

Jelang Hari Raya Nyepi dan Libur Panjang, BI Proyeksikan Kebutuhan Uang Kartal Rp 2,4 Triliun

Bank Indonesia memproyeksikan kebutuhan uang kartal jelang Nyepi Tahun Baru Saka 1941, 7 Maret 2019, sebesar Rp 2,4 triliun.

Jelang Hari Raya Nyepi dan Libur Panjang, BI Proyeksikan Kebutuhan Uang Kartal Rp 2,4 Triliun
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAM
ILUSTRASI - Warga menunjukkan uang kertas rupiah baru tahun emisi 2016 usai melakukan penukaran di Blok M Square, Jakarta, Senin (19/12/2016). Bank Indonesia hari ini resmi meluncurkan sebanyak tujuh uang rupiah kertas dan empat uang rupiah logam tahun emisi 2016 antara lain pecahan Rp100.000 (gambar utama Ir Soekarno dan Moh. Hatta), Rp50.000 (gambar utama Ir. H. Djuanda Kartawidjaya), Rp20.000 (gambar utama G.S.S.J Ratulangi), Rp10.000 (gambar utama Frans Kaisiepo), Rp5.000 (gambar utama K.H I) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bank Indonesia memproyeksikan kebutuhan uang kartal jelang Nyepi Tahun Baru Saka 1941, 7 Maret 2019, sebesar Rp 2,4 triliun.

Terdiri dari uang pecahan besar (UPB) Rp 2,27 triliun dan uang pecahan kecil (UPK) Rp 126 miliar.

“Proyeksi outflow ini meningkat 30 persen dari realisasi tahun 2018 sebesar Rp 1,85 triliun. Kenaikan ini dipengaruhi beberapa hal. Di antaranya, panjangnya rangkaian Nyepi selama lima hari mulai dari Rabu (6/3) hingga Minggu (10/3),” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana, Selasa (26/2).

Hal ini berdampak pada kesiapan pemenuhan uang di anjungan tunai mandiri (ATM).

Kemudian arus uang keluar dari Bali sebagai dampak adanya long weekend, dan meningkatnya transaksi di masyarakat.

“Sebagai perbandingan, hal yang sama juga terjadi pada 2017 yakni Nyepi jatuh pada Selasa (28/3) sehingga menimbulkan long weekend hingga lima hari hingga Sabtu,” ujar Cik, panggilan akrab Causa.

Baginya, hal ini juga penting sebab hari raya Nyepi tahun 2019 jatuh pada awal bulan.

“Di mana biasanya periode ini kecendrungan terjadinya peningkatan kebutuhan uang secara signifikan,” katanya.

Panjangnya libur Nyepi tahun ini membuat Bank Indonesia dan perbankan mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan uang masyarakat.

Bank Indonesia pun berkoordinasi dengan perbankan, khususnya untuk menyiapkan uang di anjungan tunai mandiri (ATM) dan cash di cabang sebelum Nyepi.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved