Mitos dan Fakta Keperawanan Perempuan Berkaitan dengan Selaput Dara, Mungkin Kamu Belum Tahu

Dia menunjukkan bahwa kebanyakan orang membayangkan selaput dara seperti plastik pembungkus hulahop tersebut yang mudah robek dengan pukulan kecil.

Mitos dan Fakta Keperawanan Perempuan Berkaitan dengan Selaput Dara, Mungkin Kamu Belum Tahu
startsat60.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Beberapa waktu belakangan internet dihebohkan dengan kabar seorang perempuan bernama Fela yang menjual keperawanannya di situs online Cinderella Escorts.

Fela disebut-sebut mendapat penawaran tertinggi pada angka 19 miliar rupiah.

Di luar kasus Fela, keperawanan masih sering dianggap tabu untuk diperbincangkan.

Meski begitu, ada setidaknya dua mitos tentang keperawanan yang telah dilanggengkan selama berabad-abad.

Kedua mitos tersebut pernah dibahas oleh Nina Dølvik Brochmann dan Ellen Støkken Dahl, penuli buku "The Wonder Down Under".

Kedua perempuan tersebut juga merupakan dokter dan petugas kesehatan seksual.

Saat menjadi pembicara dalam acara TEDx di Oslo, Norwegia, Nina membuka dengan membahas mitos keperawanan yang telah dipercaya selama ini di dunia.

"Seperti kebanyakan Anda, kami tumbuh dengan kepercayaan bahwa selaput dara adalah bukti keperawanan," kata Nina memulai pembicaraannya.

"Tapi ternyata kami salah. Apa yang kami temukan adalah cerita populer tentang keperawanan perempuan didasarkan pada dua mitos anatomi," sambungnya.

Seperti yang disebutkan Nina, kedua mitos tersebut berkaitan dengan selaput dara.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved