Rancang Kotak Anti Radiasi dari Biomaterial, Tim Unud Raih Emas Malaysia Technology Expo 2019

Tim mahasiswa Universitas Udayana menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas kompetisi penelitian Malaysia Technologi Expo 2019

Rancang Kotak Anti Radiasi dari Biomaterial, Tim Unud Raih Emas Malaysia Technology Expo 2019
Tim Unud
Medali Emas - Tim Unud terdiri dari Nyoman Gede Tryadhi Putra Setiawan (mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis), I Wayan Bagus Perana Sanjaya (mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana) dan Ni Nyoman Galuh Sri Wedari (mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), meraih medali emas dalam Malaysia Technologi Expo 2019, di Putra World Trade Centre, Kualalumpur, 20 - 23 Februari 2019.  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim mahasiswa Universitas Udayana menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gold medal (medali emas) pada kompetisi penelitian Malaysia Technologi Expo 2019, di Putra World Trade Centre, Kualalumpur, 20 - 23 Februari 2019.

Selain meraih medali emas, mahasiswa Universitas Udayana juga mendapat Special Award dari Croatian Inventors Network. 

Kompetisi penelitian itu diikuti oleh ribuan peserta dari 18 negara dan 400 tim seluruh dunia.

Tiga orang mahasiswa Unud terdiri dari Nyoman Gede Tryadhi Putra Setiawan (mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis), I Wayan Bagus Perana Sanjaya (mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana) dan Ni Nyoman Galuh Sri Wedari (mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik ), meneliti tentang SIREB (Sleep with Anti-Radiation Electromagnetic Box-red).

Produk ini berupa kotak penyimpan handphone anti radiasi gelombang elektromagnetik saat tidur.

Baca: Raih 15 Medali, SMAN 2 Semarapura Juara Umum OSK

Baca: Terkuak Alasan Pengusaha Ini Bayar Rp 80 Juta Untuk Booking Vanessa Angel, Ini Gambaran Sosoknya

Saat ditemui Tribun Bali, perwakilan peserta Nyoman Gede Tryadhi Putra Setiawan menceritakan, pada awalnya berniat mengikuti lomba sejenis di Thailand sekitar bulan November 2018 lalu. 

Ternyata saat itu lomba di Thailand tidak bisa diikuti karena slotnya penuh, sehingga harus diundur dan akhirnya mengikuti lomba di Malaysia.

“Awalnya kami dikompor-kompori dulu waktu SMA sering ikut lomba karya tulis internasional, sedangkan di Universitas tidak ada yang ikut lomba tingkat internasional. Kemudian saya coba ajak teman-teman, kita gebrak Unud, cuman kapan, kita harus mencari momennya mumpung banyak lomba-lomba di awal tahun,” kata Tryadhi menjelaskan saat ditemui di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Udayana, Jumat (1/3/2019).

Saat pengumuman lomba di Thailand, kemudian mereka mencari ide, dengan melihat apa yang sedang ngetren sekarang.

Selanjutnya mereka mendapat ide untuk membuat biomaterial dari beberapa tanaman.

Baca: Perpanjang Kerja Sama dengan Disnaker, BPJS Kesehatan Denpasar Lakukan Audiensi

Baca: Di Balik Rasa Pedasnya, Ternyata Ini Manfaat Sambal Bagi Tubuh, Turunkan Berat Badan & Cegah Kanker

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved