Satpol PP Tertibkan Spanduk, Baliho dan APK Jelang Ritual Melasti Upacara Panca Wali Krama

Personel Satpol PP menurunkan setiap spanduk, baliho termasuk APK (Alat Peraga Kampanye) di sejumlah ruas jalan di Klungkung

Satpol PP Tertibkan Spanduk, Baliho dan APK Jelang Ritual Melasti Upacara Panca Wali Krama
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Satpol PP menurunkan APK (Alat Peraga Kampanye) di seputaran Klungkung, Jumat (1/3/2019). Penertiban ini dilakukan menjelang melasti serangakian Upacara Panca Wali Krama di Besakih, Sabtu (2/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Personel Satpol PP menurunkan setiap spanduk, baliho termasuk APK (Alat Peraga Kampanye) di sejumlah ruas jalan di Klungkung.

Hal ini dilakukan menjelang pelaksanaan ritual melasti serangkaian upacara Panca Wali Krama di Besakih, Sabtu (2/3/2019).

Baca: 3 Orang di Pasar Nyanggelan Panjer Jadi Korban Peredaran Uang Palsu, Aksi Ke-4 Kakek Ini Terbongkar

Baca: Curhat Sedih Luna Maya Saat Patah Hati, Ini 5 Cara Mengetahui Besarnya Cinta Pasangan

Kasatpol PP dan Damkar Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, penertiban tersebut difokuskan di ruas jalan utama yang akan dilalui oleh iring-iringan melasti, mencakup Jalan Raya Besakih-Semarapura, sepanjang jalan raya Puputan, Desa Tojan hingga ruas jalan menuju Pantai Watu Klotok

"Petugas sedang di lapangan untuk penertiban itu. Intinya yang kami lakukan, sesuai imbuan panitia karya untuk melancarkan upacara melasti serangkaian Panca Wali Krama," jelasnya.

Baca: Pembangunan Infrastruktur dan Kebudayaan Banyak Diharapkan saat Reses Dewan

Baca: Tangkapan Nelayan Pengambengan Meningkat, Sekali Melaut Bawa Pulang 5 Ton Ikan Lemuru

Umat Hindu di Bali menggelar tradisi melasti menjelang pelaksanaan upacara Panca Wali Krama.

Melasti ini diperkirakan akan diiringi oleh ratusan ribu umat hindu di Bali.

Baca: Sakitnya Patah Hati Ibarat Pecandu Heroin yang Berjuang Mati-matian Berhenti dari Ketergantungan

Baca: Tahun 2020 Krisna Oleh Oleh Bali Targetkan ‘Go Nasional’, Ajik Cok Berharap Bisa Bantu UKM

Iring-iringan melasti dengan berjalan kaki akan dimulai dari Besakih (Karangasem), Sabtu (2/1/2019), menuju Pura Watu Klotok (Klungkung) dan Pura Penataran Agung (Klungkung).

Lalu Minggu (3/1/2019) dilanjutkan menuju Pura Puseh Desa Tojiwa dan Puseh Desa Tebola (Sidemen, Karangasem). (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved