Hari Raya Nyepi

32 Nominator Ogoh-ogoh Denpasar Ditetapkan, 2 Banjar Raih Skor Tertinggi

Usai menuntaskan sesi penjurian ogoh-ogoh dalam sepekan, Dinas Kebudayaan Kota Denpasar telah menentukan 32 nominator dengan perolehan poin terbaik

32 Nominator Ogoh-ogoh Denpasar Ditetapkan, 2 Banjar Raih Skor Tertinggi
Istimewa
Ogoh-ogoh dari ST Tunas Muda Banjar Dukuh Mertajati, Kelurahan Sidakarya yang memperoleh poin tertinggi dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Jumat (1/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Usai menuntaskan sesi penjurian ogoh-ogoh dalam sepekan, Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Denpasar telah menentukan 32 nominator dengan perolehan poin terbaik, Jumat (1/3/2019).

Dari 163 peserta ogoh-ogoh sudah ditetapkan 32 nominasi dengan karya ogoh-ogoh terbaik. Ke-32 nominasi ini berhak mendapatkan uang pembinaan Rp 10 juta.

Sementara, perolehan poin terbaik diraih dua banjar yakni Banjar Dukuh Mertajati, Kelurahan Sidakarya dan Banjar Mertha Rauh Kaja Desa Dangin Puri Kaja dengan perolehan nilai tertinggi sebesar 90,625.

Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Dewa Gede Juli Artabrata menjelaskan, seluruh tahapan mulai pendaftaran, penilaian hingga pengumuman hasil penilaian telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

''Keseluruhan tahapan telah dilalui sesuai dengan prosedur. Hasilnya sesuai dengan penilaian dewan juri di lapangan, tentunya bersifat transparan dan tidak dapat diganggu gugat,” tegasnya di kantor Disbud Denpasar, Jumat.

Sesuai jadwal yang ditentukan, kata dia, pihaknya akan menyeleksi 32 nominasi ogoh-ogoh hingga mengerucut menjadi 8 nominasi di masing-masing kecamatan.

Ogoh-ogoh berbahan dasar ramah lingkungan ini akan diserahkan kembali ke Desa Pakraman masing-masing sekaligus mengatur jalannya perayaan malam pangerupukan.

Sehingga, malam pangerupukan dalam rangka menyambut Nyepi Caka 1941 bisa berjalan lancar, apalagi tahun 2019 ini merupakan tahun politik.

Sekali lagi, pihaknya mengimbau kepada peserta pawai ogoh-ogoh untuk tidak mengkonsumsi minuman keras (alkohol) sebelum atau saat mengarak ogoh-ogoh.

Selain itu, pihaknya menekankan agar selesai diarak ogoh-ogoh tidak diletakan di jalan raya.

Pihaknya juga mengimbau dalam pelaksanaan pawai ogoh-ogoh tidak menggunakan sound system serta selalu menjaga ketertiban dan bersama-sama menghormati serangkaian Hari Suci Nyepi. (azm)

Nominator Ogoh-ogoh Denpasar
- Denpasar Timur:
Banjar Tegal Kuwalon (85,875), Banjar Yangbatu Kangin (85,375), Banjar Ketapian Kaja (82,25), Banjar Abian Kapas Kelod (81,625), Banjar Kepisah (80,625), Banjar Abian Nangka Kelod (80,125), Banjar Abian Kapas Kaja (79,625), Banjar Lap-lap Arya (79,5).

- Denpasar Utara: Banjar Mertha Rauh Kaja (90,625), Banjar Tengah Ubung (90), Banjar Wangaya Kelod (87,875), Banjar Binoh Kelod (87,75), Banjar Belaluan Sadmerta (85,25), Banjar Tatasan Kaja (84,5), Banjar Wangaya Kaja (83,375), dan Banjar Belaluan (83,125).

- Denpasar Barat: Banjar Jematang (87), Banjar Ekasila (84,625), Banjar Alangkajeng Gede (84,25), Banjar Padang Sumbu Kaja (80,625), Banjar Buagan Pemecutan Kelod (79,25), Banjar Pekandelan Pemecutan Kelod (78,875), Banjar Batukandik (77,5), Banjar Titih (76,75).

- Denpasar Selatan: Banjar Dukuh Mertajati (90,625), Banjar Suwung Batan Kendal (88,125), Banjar Lantang Bejuh (86), Banjar Pegok (83,25), Banjar Bekul Panjer (82), Banjar Kaja Sesetan (81,875), Banjar Tengah Sidakarya (81,25), Banjar Tempekan Kubu Delod Tukad (80,75). (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved