Ada yang Terlihat Gugup saat Kejuaraan, Atlet Kungfu Bali Berhasil Raih 7 Medali Emas di Kejurnas

Para atlet kungfu tradisional Bali pun tidak pulang dengan tangan hampa, mereka mampu menorehkan prestasi di kejuaraan yang diikuti 17 Provinsi

Ada yang Terlihat Gugup saat Kejuaraan, Atlet Kungfu Bali Berhasil Raih 7 Medali Emas di Kejurnas
Teguh Hery Susantho
Para atlet yang memperebutkan Piala Ketua Umum FORMI di Jakarta tanggal 24-26 Febuari 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali memperoleh 7 medali emas di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ke VI Kungfu Tradisional Indonesia, memperebutkan Piala Ketua Umum FORMI di Jakarta tanggal 24-26 Febuari 2019.

Sekretaris Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) Bali, Teguh Hery Susantho mengungkapkan ada empat atlet kungfu tradisional Bali yang dikirim mengikuti Kejurnas Kungfu Tradisional Indonesia ke VI di Jakarta. 

Para atlet kungfu tradisional Bali pun tidak pulang dengan tangan hampa, mereka mampu menorehkan prestasi di kejuaraan yang diikuti 17 Provinsi se-Indonesia tersebut.

Tujuh medali emas dapat diperoleh Bali di Kejurnas ke VI Kungfu Tradisional Indonesia, medali-medali tersebut disumbangkan oleh Foebe Andrea Sugiarti yang turun di katagori tradisional kelas D ( umur 5-8 tahun) di nomor Senjata Pendek, Yanuar Geovenka Irianto Pontoh di katagori tradisional kelas C ( umur 9-12 tahun) di nomor Taichi Quan dan Senjata Pendek, I Gede Satya Wiguna Paramartha yang turun di katagori tradisional kelas C di nomor Tangan Kosong dan Senjata Panjang, Karel Nezo Pratama turun di katagori tradisional kelas B ( umur 13-16 tahun) di nomor Tangan Kosong dan Senjata Panjang.

Teguh menyatakan setelah kejuaraan berakhir, evaluasi telah dilakukan dan ada beberapa hal yang perlu diperbaiki oleh para altet seperti karakter gerak.

Baca: Agenda Ni Nengah Widiasih Sepanjang 2019, Atlet Difabel Angkat Berat yang Tempati Ranking 2 Dunia

Baca: Jadwal Lengkap Piala Presiden 2019, Persib Bandung Yang Pertama, Bali United Akan Berlaga 3 Maret

Baca: Bali United Bawa 24 Pemain ke Bekasi, Hadapi Babak Penyisihan Grup B Piala Presiden 2019

“Untuk evaluasi tentu ada, untuk persiapan Festival Olahraga Nasional (FORNAS) nanti di Kalimantan Timur pada bulan November 2019, anak-anak perlu jam terbang lebih tinggi jadi harusnya kami lebih sering mengikuti kejuaraan-kejuaraan di luar Bali, rutinitas latihan lebih ditingkatkan, perbaikan karakter gerak juga karena di kungfu karakter gerak paling utama sesuai alirannya,” ucapnya saat dihubungi Tribun Bali, Jumat (1/3/2019).

Teguh mengungkapkan, saat kejuaraan berlangsung ada beberapa atlet terlihat gugup namun hal itu dapat diatasi setelah mereka melewati satu nomor pertandingan.

Ia juga mengapresiasi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para atlet kungfu tradisional Bali, ia menyatakan prestasi dapat diraih karena hasil kerja keras para atlet saat latihan dan pertandingan.

Ia berharap semoga Bali dapat meningkatkan prestasinya di kungfu tradisional serta lebih banyak lagi atlet kungfu tradisional Bali yang mengikuti kejuaraan kungfu tingkat nasional.

“Peningkatan hasil ini berkat kerja keras atlet yang rajin berlatih, kami ada peningkatan raihan medali karena ada tambahan atlet yang berangkat tahun ini, (sebelumnya) target tidak ada tapi hasilnya sangat memuaskan, semoga bisa terus meningkatkan prestasi dan tentunya menambah atlet yang berpotensi bisa mengasah kemampuanya di tingkat nasional,” ucapnya.

Selain mendapatkan medali emas  para atlet kungfu tradisional Bali tersebut juga berhasil membawa pulang medali perak dan perunggu, di antaranya Foebe Andrea Sugiarti yang turun di katagori Tradisional kelas D berhasil mendapatkan dua medali perak di nomor Tangan Kosong serta Senjata Ganda.

Yanuar Geovenka Irianto Pontoh turun di katagori tradisional Kelas C berhasil membawa pulang medali perak di Tangan Kosong, dan medali perunggu di Taichi Pedang.

I Gede Satya Wiguna Paramartha turun di katagori tradisional kelas C  berhasil mendapatkan medali perunggu dinomor Senjata Ganda.

Karel Nezo Pratama turun di katagori tradisional kelas B ( umur 13-16 tahun) berhasil mendapatkan medali perak di nomor Senjata Lentur.

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved