Lomba Baca Puisi Perebutkan Piala Walikota, Latih Anak agar Tak Grogi Beraksi di Atas Panggung

Karena mereka tampil langsung di atas panggung. Sehingga dengan begini kami juga ikut membantu pemerintah mempersiapkan generasi

Lomba Baca Puisi Perebutkan Piala Walikota, Latih Anak agar Tak Grogi Beraksi di Atas Panggung
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
suasana lomba baca puisi tingkat SD se-Bali memperebutkan piala Walikota yang diselenggarakan oleh Sanggar Rare SD Cipta Dharma Denpasar di RRI Denpasar, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, Sabtu (2/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lomba baca puisi tingkat SD se-Bali ke-18 dengan tema "Belajar, Berkarya, Berinovasi dan Membaca, Kita Tingkatkan Karakter Anak Bangsa Menuju Masa Depan Indonesia Berwawasan Budaya" oleh Sanggar Rare SD Cipta Dharma Denpasar digelar di RRI Denpasar, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, Sabtu (2/3/2019).

Lomba ini dilaksanakan mulai tanggal 1 dan 2 Maret 2019 yang dibagi menjadi 3 kategori, yakni kategori A kelas 1 dan 2, kategori B kelas 3 dan 4, kategori C kelas 5 dan 6.

"Temanya ini intinya untuk meningkatkan karakter anak-anak. Kami menyelenggarakan ini setiap tahun juga dalam rangka memeriahkan HUT Kota Denpasar," ucap Humas SD Cipta Dharma, Ni Ketut Wahyuningsih.

Jumlah peserta sebanyak 463 orang dengan rincian kategori A kelas 1 dan 2 sebanyak 195 peserta.

kategori B kelas 3 dan 4 sebanyak 166 peserta.

Baca: Banyak Wisatawan tapi Tak Bisa Masuk Bali, Anggota Dewan Soroti Bandara Ngurah Rai

Baca: Penghuni Ashram Ketakutan, Tiga Jam Polda Minta Keterangan Saridika

Baca: Angkat Tema Pluralism, Level 21 Mall akan Hadirkan Music Performance dengan Berbagai Variasi

Dan kategori C kelas 5 dan 6 sebanyak 102 peserta.

"Untuk judul-judul puisi yang dibacakan para peserta itu kami sudah berikan anak-anak antalogi puisi hasil karya anak-anak SD yang sudah kami seleksi," tambahnya.

Sementara, para peserta merebutkan sebanyak 17 piala untuk juara 1, 2, 3 dan harapan 1, 2, 3.

Juara favorit per masing-masing kategori, 10 peserta berbakat dan 1 juara umum untuk memperebutkan piala bergilir Walikota.

"Harapannya ya bapak-bapak yang di atas tetap men-suport kami karena ini memang ruang yang betul-betul ditunggu oleh anak-anak. Inilah sebenarnya sebagian dari pendidikan karakter,"

"Karena mereka tampil langsung di atas panggung. Sehingga dengan begini kami juga ikut membantu pemerintah mempersiapkan generasi agar menjadi macannya panggung sehingga tidak grogi ketika di atas panggung," tambahnya.

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved