Melasti Upacara Panca Wali Krama di Pura Besakih Berlangsung Tiga Hari, Tempuh Perjalanan 64,3 Km

Upacara melasti Panca Wali Krama tersebut, diawali dengan ritual upacara nedunang Pralingga Ida Bhatara di Pura Penataran Agung Besakih

Melasti Upacara Panca Wali Krama di Pura Besakih Berlangsung Tiga Hari, Tempuh Perjalanan 64,3 Km
Tribun Bali / Eka Mita Suputra
NEDUNAN IDA BHATARA - Ratusan umat Hindu mengikuti prosesi nedunang Pralingga Ida Bhatara di Pura Penataran Agung Besakih, Jumat (1/3/2010). Prosesi ini rangkaian dari upacara melasti yang mulai dilaksanakan hari ini. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Jejeran penjor sudah berdiri kokoh di sejumlah desa pakraman di wilayah Karangasem dan Klungkung, menjelang upacara melasti Tawur Agung Panca Wali Krama di Pura Agung Besakih, yang mulai dilaksanakan Sabtu (2/3/2019) hari ini.

Dalam prosesi palelastian ini, iring-iringan Ida Bhatara akan melewati 29 desa pakraman di wilayah Karangasem dan Klungkung dalam waktu tiga hari.

Diperkirakan ratusan ribu umat akan mengikuti prosesi karya agung yang digelar 10 tahun sekali ini, dengan berjalan kaki secara estafet bersama dengan iring-iringan Jempana/Pralingga Ida Bhatara.

Total jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki ini sepanjang 64,3 kilometer.

Upacara melasti Panca Wali Krama tersebut, diawali dengan ritual upacara nedunang Pralingga Ida Bhatara di Pura Penataran Agung Besakih, Jumat (1/3/2019).

Prosesi ini dimulai sekitar pukul 14.00 Wita, dan dihadiri oleh ribuan umat, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati/Wali Kota dan OPD di masing-masing kabupaten di Bali.

Hujan sempat mengguyur kawasan Pura Besakih, namun tidak menyurutkan antusiasme umat untuk mengikuti prosesi Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh.

"Secara sekala, memang ada perbedaan dari prosesi nedunang pralingga terkait dengan prosesi Ida Bhatara Turun Kabeh setiap tahunnya, dengan prosesi nedunang pralingga yang bersamaan dengan Tawur Agung Panca Wali Krama tahun 2019 ini. Masyarakat sangat antusias dan sangat semangat. Kesadaran umat untuk bergotong royong menyambut prosesi ini sangat luar biasa," ujar Ketua Panitia Karya yang juga Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, ditemui di Pura Besakih, kemarin.

Prosesi nedunang Pralingga Ida Bhatara ini dipuput Ida Pedanda Wayahan Buruan dan ikut didampingi Panglingsir Puri Klungkung, Ida Dalem Semaraputra.

Prosesi ini diawali dengan nedunang Ida Bhatara Lingsir yang turut dipundut oleh Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved