Terpilih sebagai Tuan Rumah Pra PON Cabor Dancesport adalah Keuntungan Buat Bali

Bali terpilih menjadi Tuan Rumah Pra PON cabang olahraga (cabor) dancesport pada tanggal 15-17 Agustus 2019.

Terpilih sebagai Tuan Rumah Pra PON Cabor Dancesport adalah Keuntungan Buat Bali
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ni Made Suparmi di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Jumat (1/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali terpilih menjadi Tuan Rumah Pra PON cabang olahraga (cabor) dancesport pada tanggal 15-17 Agustus 2019.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali, Ni Made Suparmi.

Ia mengatakan Pra PON cabor dancesport akan dilaksanakan pada tanggal 15-17 Agustus 2019 dan rencananya akan diadakan di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali atau Hotel Werdhapura, Sanur, Bali.

“ Jadi untuk persiapan Pra PON cabor dancesport ditunjuklah Bali sebagai tuan rumah dan kita pelaksanaan itu akan diadakan di GOR Lila Bhuana atau Hotel Werdhapura, jadi kita sudah cek venue dan sudah ditentukan tanggal 15-17 Agustus pelaksanaannya selama tiga hari,” ucapnya saat ditemui Tribun Bali di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Jumat (1/3/2019).

Ia juga menyampaikan, ditunjuknya Bali sebagai tuan rumah merupakan sebuah keuntungan bagi Bali karena dapat mempersiapkan atlet sebanyak mungkin untuk ikut bertanding di katagori yang disediakan pada Pra PON nanti.

“Ini adalah keuntungan yang luar biasa buat kita karena kita bisa mempersiapkan atlet sebanyak mungkin sesuai dengan katagori yang akan dipertandingkan,” ucapnya

Bali berada di Grup A pada Pra PON 2019 cabor dancesport bersama 7 provinsi lainnya seperti Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Papua Barat.

Ia menambahkan, para atlet yang diperbolehkan mengikuti Pra PON 2019 ialah atlet yang pernah mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dancesport di Makassar maupun Medan.

Ia merasa kesempatan atlet dancesport Bali untuk memperoleh tiket menuju PON 2020 cukup terbuka lebar dan Suparmi berharap dapat membawa full team ke Pra PON 2019 .

Baca: Ada yang Terlihat Gugup saat Kejuaraan, Atlet Kungfu Bali Berhasil Raih 7 Medali Emas di Kejurnas

Baca: Unggahan Adik Syahrini Tentang Kasihan Dan Merasa Jadi Korban Jadi Sorotan, Sindir Luna Maya?

Baca: 17 Maret Bali United Akan Dijajal Juara Piala AFF U-22 di Stadion Kapten I Wayan Dipta

“Atlet yang bisa mengikuti Pra PON adalah atlet yang sudah pernah mengikuti Kejurnas Makassar dan Medan,  jadi mereka harus mengikuti salah satu kejurnas tersebut sehingga entry by name sudah bisa kita terima. Kans atau peluang kita untuk memperoleh tiket (ke PON 2020) saya rasa cukup kuat, harapan kami adalah kami bisa full team nanti untuk mengirim dan mewakili Bali pada Pra PON di Bali,” ucapnya

Halaman
12
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved