Smart Woman

Junita Pratiwi Raih Gelar Miss Persahabatan di Ajang Miss Indonesia 2019

Mewakili Bali, Ni Gusti Putu Junita Pratiwi mendapat gelar Miss Persahabatan berkat kepemimpinan dan kerendahan hatinya

Junita Pratiwi Raih Gelar Miss Persahabatan di Ajang Miss Indonesia 2019
Dok. Ni Gusti Putu Junita Pratiwi
Ni Gusti Putu Junita Pratiwi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ajang pemilihan Miss Indonesia 2019 telah usai beberapa waktu lalu. Wakil Provinsi Bali, Ni Gusti Putu Junita Pratiwi berhasil meraih hasil memuaskan.

Ia mendapat gelar Miss Persahabatan berkat kepemimpinan dan kerendahan hatinya. Namun bagi gadis yang akrab disapa Wiwi ini, perjuangannya belumlah tuntas. Wiwi masih ingin berbuat lebih untuk masyarakat.

“Sejak awal saya tertarik mengikuti Miss Indonesia sebab organisasi ini memiliki misi sosial. Dan itu sesuai dengan apa yang menjadi panggilan hati saya. Setelah ajang itu pun saya tetap ingin bergerak kepentingan sosial,” ucap wanita kelahiran Makassar, 24 Juni 1998 ini.

Bersama organisasi pemuda di tempat tinggalnya, Sulawesi Selatan, Wiwi berencana membuat program pemerataan ekonomi masyarakat daerah terpencil.

Ia ingin membuat program ekonomi kreatif dengan mengajak masyarakat setempat mengolah sampah menjadi cinderamata.

“Tahap yang sudah dikerjakan adalah memberi arahan kepada beberapa Kepala Desa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan untuk membentuk lembaga pemuda. Pemuda-pemuda inilah yang nanti kami ajak bekerjasama dalam program kami,” ucap mahasiswi Politeknik Pariwisata Negeri Makassar ini.

Ia pun berharap program ini dapat berlanjut pada tahapan-tahapan selanjutnya. Dengan demikian peningkatan ekonomi masyarakat bisa tercapai.

Ni Gusti Putu Junita Pratiwi lahir dan besar di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia merupakan putri pasangan I Kadek Pariyasa dan Ati Pamri.

Sejak kecil, Wiwi tumbuh dengan asuhan dua latar budaya. Sang ibu membesarkannya dengan pola asuh masyarakat Bugis. Ayahnya juga membekali dirinya dengan pengetahuan tentang tradisi Bali.

“Ayah sering membawakan tari tradisional Bali di hadapan saya dan adik-adik. Beliau ingin menunjukkan tentang budaya masyarakat Bali, tempat beliau berasal. Sebagai anak, saya bisa merasakan bagaimana ayah sangat dekat dengan tradisi Bali. Dari beliaulah saya banyak belajar tentang Bali,” tutur Wiwi.

Halaman
123
Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved