Kurang Tidur dan Lakukan "Balas Dendam" di Akhir Pekan, Ini Dampaknya untuk Tubuh

Tak sedikit orang yang tidur dalam waktu lama di akhir pekan atau "balas dendam" untuk mengembalikan waktu tidurnya yang kurang.

Kurang Tidur dan Lakukan
Nova
Bagi yang Tak Ingin Mimpi Buruk, Coba Posisi Tidur Seperti Ini | istock (ilustrasi) 

TRIBUN-BALI.COM - Kunci dari tidur yang baik adalah konsistensi.

Jika kamu memang terbiasa tidur larut dan sesekali tertidur, maka hal itu tak masalah jika telah menjadi rutinitas.

Tak sedikit orang yang tidur dalam waktu lama di akhir pekan atau "balas dendam" untuk mengembalikan waktu tidurnya yang kurang.

Namun, menurut sebuah studi terbaru, kebiasaan tersebut sebetulnya tidak memberi dampak apa pun.

Hasil riset yang dipublikasikan di jurnal Current Biology tersebut dilakukan oleh University of Colorado, Amerika Serikat.

Tidur balas dendam di akhir pekan mungkin bisa membuatmu merasa lebih baik beberapa saat. Namun, jika pola tidurmu kembali lagi menjadi buruk pada sepekan berikutnya, dan lalu pola tersebut terjadi terus menerus, maka hal itu justru akan berdampak buruk bagi kesehatan.

"Studi kami menemukan bahwa perilaku bekerja keras sepanjang hari di hari kerja dan mencoba tidur balas dendam di akhir pekan adalah usaha yang tidak efektif bagi kesehatan."

Baca: Tidur Setelah Makan Tak Hanya Bikin Berat Badan Naik, Ada Bahaya Lain Mengintai

Baca: 7 Manfaat Kesehatan yang Kamu Dapatkan Jika Tidur dalam Posisi Miring ke Arah Kiri

Baca: Kebiasaan Buruk Ini Harus Segera Kamu Ubah, Jika Tidak Bisa Berpotensi Merusak Kesehatan lho!

Begitu kata peneliti studi Kenneth Wright yang juga seorang profesor psikologi integratif dan Direktur Sleep and Chronobiology Lab.

Tim peneliti merekrut 36 orang sukarelawan berusia 18-39 tahun untuk berdiam di Clinical Translational Research Center di Anschutz Medical Campus selama dua pekan.

Tim peneliti kemudian memantau pola makan, paparan cahaya, dan pola tidur mereka.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved