Menteri Koperasi dan UKM AA GN Puspayoga, Bangga Bawa Koperasi Jadi Perusahaan Go Public

Membangun koperasi berkualitas, bukan membangun banyaknya jumlah koperasi.

Menteri Koperasi dan UKM AA GN Puspayoga, Bangga Bawa Koperasi Jadi Perusahaan Go Public
Kompas.com
Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga 

TRIBUN-BALI.COM, - Membangun koperasi berkualitas, bukan membangun banyaknya jumlah koperasi.

Demikian program 'Reformasi Total Koperasi' Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga selama empat tahun lebih membantu Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Salah satu prestasinya, membubarkan ribuan koperasi 'nakal', kemudian membawa anak usaha koperasi menjadi perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Inilah wawancara eksklusifnya bersama Tribun Network di kantornya Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (1/3) sore.

Apa program unggulan Kementerian Kopersi dan UKM. Saat kementerian lain mengekspose keberhasilan atau prestasinya, Anda mengapa terkesan tidak ada publikasi?

Kami menjalankan program Bapak Presiden Jokowi dengan program reformasi total koperasi.

Itu berupa reorientasi, yakni mengubah paradigma pemberdayaan koperasi dari kuantitas menjadi kualitas.

Untuk itu perlu penataan database koperasi melalui penertiban badan hukum. Alhasil kini tercatat jumlah koperasi aktif sebanyak 138.140 unit per 2018, dari sebelum reformasi total koperasi pada 2014 sebesar 212.570 unit.

Lha, jumlah koperasi kok justru berkurang. Apakah itu prestasi?

Koperasi yang tidak aktif, mandeg, dan nakal kita bubarkan sebanyak 40.013 koperasi dan sisanya masih dikaji. Untuk apa ini? Untuk meningkatkan kualitas. Sehingga akhirnya akan mampu meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) koperasi Indonesia terhadap negara.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved