Pemprov Bali Gawangi Para Petani Bali dengan Pergub Pemakaian Produk Pertanian Lokal

Pemerintah Provinsi Bali telah mewajibkan pelaku usaha terutama yang bergerak di bidang pariwisata

Pemprov Bali Gawangi Para Petani Bali dengan Pergub Pemakaian Produk Pertanian Lokal
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster hadir saat pasar murah di parkir timur Lapangan Puputan Margarana, Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Minggu (3/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali telah mewajibkan pelaku usaha terutama yang bergerak di bidang pariwisata seperti hotel, restoran dan katering untuk menggunakan produk-produk lokal Bali.

Hal itu diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 99 tahun 2018 tentang Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster juga memberikan pendapatnya mengenai Pergub tersebut.

Menurutnya, hal itu merupakan langkah dari Pemprov Bali untuk menata produk-produk pertanian lokal Bali.

"Misalnya kita keluarin aturan harus pakai produk lokal. Padahal sebenernya kita kan belum siap nih, belum nanem buah lokal sebanyak-banyaknya. Bisa kekurangan, tapi gak apa-apa, (yang penting) ada kepastian (bagi) petani. Oh sekarang sudah haknya kita nih, buah buahnya kita. Yuk kita tanem rame-rame, kan gitu jadinya," kata dia.

Baca: Sama-sama Dipakai saat Bareng Reino Brack, Kimono Syahrini dan Luna Maya Ternyata Punya Arti Beda

Baca: Jasad Pria Ditemukan dengan 12 Luka Tusuk, Pelaku: Istri Saya Ditawar Rp 200 Ribu Untuk Intim

Hal itu dijelaskan oleh Putri Koster saat hadir di pasar murah di parkir timur Lapangan Puputan Margarana, Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Minggu (3/3/2019) pagi.

Pasar murah ini dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali bersama Perum Bulog, TP PKK Provinsi Bali dan beberapa dinas terkait seperti Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Dinas Peternakan serta Dinas Kelautan dan Perikanan.

Saat ditanya apakah pasar murah ini juga sebagai upaya pemberdayaan petani?

Putri Koster menjawab bahwa hal itu memang benar, namun hanya sebatas dalam sekup yang kecil.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved