Polisi Temukan Barang ini di Tahanan Lapas Kerobokan, Swardhana: Masa Masuk di Kantung?

Polisi Temukan Barang ini di Tahanan Lapas Kerobokan, Swardhana: Masa Masuk di Kantung?

Polisi Temukan Barang ini di Tahanan Lapas Kerobokan, Swardhana: Masa Masuk di Kantung?
TRIBUN BALI/FARIZQI IRWAN
Sekitar 600 Personel Serbu Lapas Kerobokan, Jalan Utama Sampai Ditutup. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Kerobokan, Denpasar, Bali diserbu aparat gabungan, Jumat (1/3/2019) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Berkaitan razia dan penggeledehan di Lapas Klas II A Kerobokan, Jumat (1/3/2/2019), sekitar pukul 21.00 WITA, lalu, petugas kepolisian dengan jajaran lainnya menemukan berbagai macam benda elektronik di dalam lapas.

Dalam keterangan yang diterima tribun-bali.com, usai penggeledahan tersebut diketahui barang yang ditemukan dan sudah dikumpulkan dalam satu ruangan seperti hp sebanyak 14 unit, televisi 1 unit, dvd 1 unit, 6 gunting, alat-alat kerja obeng palu ada 8 buah, rice cooker ada 2 buah, power bank 1 buah.

Dan lainnya, Bong atau alat hisap narkoba ada 5, tabungan ada 2 buah, sajam, satu paket kondom, korek api.

Instansi terkait seperti kepolisian dari Polda Bali, Polresta Denpasar, Polres Badung dan Polsek Kuta Utara, BNN, dan TNI, yang melakukan penggeledahan.

Berdasarkan hasil temuan itu, tentu dari pemahaman masyarakat awam, merasa heran dengan barang bukti tersebut.

Tribun-bali.com, mencoba mewawancarai masyarakat sekaligus meminta tanggapan mereka mengenai hasil penggeledahan tersebut.

Wawan salah satu warga Bali saat diwawancarai mengatakan dirinya merasa heran dengan adanya penemuan tersebut.

"Kok bisa di lapas itu ada Hp, TV, Rice Cooker, sampai adanya alat isap narkoba, bahkan dengar-dengar ada juga yang bisa mengendalikannya narkoba dari lapas. Jadi kata-kata saya yang bisa mewakili temuan itu adalah lucu, heran, bukan rahasia dan geram (gregetan) gitu," ucap Wawan.

Dia sebagai masyarakat awam mengungkapkan, tiada kata lain selain bertanya-tanya.

"Kan itu tempat steril, kok itu bisa masuk barang-barang tersebut. Jadi kami masyarakat bertanya, ini pengawasannya bagaimana," tanya Wawan.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved