Sering Menatap Layar Ponsel di Kegelapan? Dampaknya Seperti Gangguan Penglihatan Orang Usia Lanjut

Gelombang cahaya biru (blue light) dari layar komputer, gadget, dan perangkat elektronik lain diketahui berdampak buruk bagi mata.

Sering Menatap Layar Ponsel di Kegelapan? Dampaknya Seperti Gangguan Penglihatan Orang Usia Lanjut
shutterstock
ilustrasi main hp 

TRIBUN-BALI.COM - Gelombang cahaya biru (blue light) dari layar komputer, gadget, dan perangkat elektronik lain diketahui berdampak buruk bagi mata.

Itulah sebabnya ponsel modern dilengkapi fitur "blue light filter" untuk meminimalisasi kerusakan yang ditimbulkan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Toledo, Amerika Serikat, memaparkan bahwa blue light dapat mempercepat kebutaan di mata dengan memicu macular degeration, sebuah kondisi gangguan penglihatan yang banyak ditemukan di kalangan orang berusia lanjut.

Macular degeneration terjadi ketika bagian tengah retina mata mengalami kerusakan karena sel-sel penerima cahaya (photoreceptor) mati.

Akibatnya, penderita macular degeneration mengalami kesulitan melihat karena bidang tengah di area pandangan menjadi buram, lalu bisa berlanjut menjadi gelap sama sekali (kebutaan parsial).

Molekul beracun

Bagaimana cahaya biru dari ponsel memicu macular degeneration? Penelitian Universitas Toledo tadi menjelaskan bahwa sel photoreceptor membutuhkan molekul bernama retinal untuk bisa menangkap cahaya dan meneruskan sinyal pengelihatan ke otak.

Molekul retinal yang merupakan salah satu derivatif dari vitamin-A diproduksi di dalam mata.

Nah, apabila terpapar cahaya biru, molekul retinal bisa mengalami reaksi berantai yang akhirnya menimbulkan molekul kimia beracun.

Molekul kimia beracun inilah yang kemudian membunuh sel-sel photoreceptor sehingga memicu kondisi macular degeneration tadi.

Baca: Tidak Harus Krim Sunblock, 7 Bahan Alami Ini Ternyata Bisa Lindungi Kulit di Bawah Sinar Matahari

Baca: Hati-hati Saat Memotret Bayi Anda, Efek Flash Kamera Dapat Merusak Penglihatan Bayi

Baca: Kecanduan Ponsel Hingga Sering Begadang, Remaja Ini Derita Salah Satu Penyakit Paling Mematikan

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved