Bali Paradise

Spot Foto Menarik Bangkai Pesawat di Desa Kutuh jadi Buruan Wisatawan

Bangkai pesawat di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini dijadikan objek wisata

Spot Foto Menarik Bangkai Pesawat di Desa Kutuh jadi Buruan Wisatawan
Tribun Bali/Rino Gale
Anton saat berada di spot foto bangkai pesawat di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Minggu (3/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bangkai pesawat di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini dijadikan objek wisata.

Tidak hanya wisatawan domestik saja yang mendatangi spot foto ini, wisatawan mancanegara pun banyak mengabadikan foto di lokasi bangkai pesawat dan mengunggahnya di akun medsos.

Anton (27), wisatawan domestik asal Malang, Jawa Timur sangat menikmati foto bersama keluarga saat mengetahui ada spot foto bangkai pesawat.

Baca: Berikut 7 Fakta Aneh tentang Karamnya Kapal Titanic, Selamat karena Terlalu Banyak Minum Alkohol

Baca: Matoa Si Buah Langka Khas Indonesia, Harganya Bisa Tembus Ratusan Ribu per Kilo

"Saya baru tahu ada spot foto yang bagus dengan background bangkai pesawat. Tadi saya baru ke Pantai Pandawa, kemudian saya tanya orang-orang sekitar tempat spot foto bangkai pesawat itu," ujarnya sambil melihat kondisi bangkai pesawat, Minggu (3/3/2019).

Spot foto menarik itu berada di atas tebing dengan jalur setapak naik ke atas.

Sementara di bawahnya, diantara tebing itu, ada bangkai pesawat yang terparkir rapi.

Baca: Wanita Manado Lahirkan 6 Bayi Sendirian, Petaka Datang Saat Lahirkan Bayi Kembar, Darah Berceceran

Baca: Tak Bisa Bersentuhan Langsung, Pertemuan Ani Yudhoyono dengan Sang Cucu Dibatasi Kaca & Pintu

Sehingga bukan tidak mungkin, para wisatawan yang datang bisa mendapatkan foto dengan lanskap pesawat di bawahnya.

Sebenarnya ada pintu masuk agar para wisatawan bisa melihat lebih dekat.

Sayangnya, saat Tribun Bali mengunjungi lokasi, pintu masuk tersebut tertutup sehingga hanya bisa mengambil foto dari atas tebing.

Baca: Jelang Nyepi, Camat Densel Sebut Tidak Ada Pemetaan Wilayah Rawan Konflik

Baca: Lama Bungkam, Syahrini Akhirnya Sampaikan Kabar Pernikahan pada Hotman Paris, Begini Obrolannya

Salah satu pedagang di sana, Suryawan ketika ditemui Tribun Bali mengatakan, banyak wisatawan berkunjung ke tempat ini untuk mengambil foto.

Namun pintu yang tertutup menyebabkan para wisatawan hanya bisa mengambil foto dari atas tebing.

"Ya banyak sekali bule-bule datang ke sini untuk berfoto-foto di pinggir itu (tebing). Memang sudah lama itu ditutup dan tidak boleh masuk," ujar Suryawan.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved