Jadi Irup di SMPN 2 Tembuku, Ini yang Disampaikan Satgas TMMD

Makna penting yang dapat kita petik dari upacara adalah bagaimana kita bisa menghormati simbol-simbol negara.

Jadi Irup di SMPN 2 Tembuku, Ini yang Disampaikan Satgas TMMD
Kodim 1626/Bangli
Kapten Chb Komang Gita selaku Koordinator umum kegiatan menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Bendera di SMPN 2 Tembuku Bangli, Bali, Senin (4/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada saat upacara bendera, Satuan Tugas (Stagas) TNI Manunggal mebangun Desa (TMMD) Kodim 1626/Bangli menyampaikan tentang wawasan kebangsaan kepada Siswa SMPN 2 Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, Senin (4/3/2019).

Pada kesempatan tersebut Kapten Chb Komang Gita selaku Koordinator umum kegiatan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala sekolah SMPN 2 Tembuku yang telah memberikan kesempatan untuk menjadi Irup dalam Upacara Bendera.

Baca Juga: Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli Bantu Warga Tanam Padi

Dalam amanatnya ia mengatakan, upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin jangan dilaksanakan sebagai rutinitas.

Makna penting yang dapat kita petik dari upacara adalah bagaimana kita bisa menghormati simbol-simbol negara serta nilai luhur dari perjuangan bangsa.

Keberhasilan bangsa yang maju, ditentukan oleh semangat pemudanya untuk berprestasi.

Untuk itu pembinaan karakter kebangsaan kepada gererasi muda perlu ditingkatkan sehingga mampu berprestasi dan berkompetisi.

"Nilai-nilai falsapah bangsa yang kita miliki yang telah ditanamkan oleh pendahulu kita, seperti cinta tanah air, sikap mental, toleransi dan kerukunan umat beragama hendaknya dijadikan fondasi untuk menyatukan kebersamaan kita di tengah-tengah beragamnya yang mewarnai dunia global saat ini," ujar Komang Gita.

Lebih lanjut ia mengajak sebagai generasi muda yang akan memegang tongkat estafet kepemimpjnan harus membekali dirinya dengan kemampuan sedini mungkin.

"Untuk menjadi pemuda yang tangguh dalam kondisi sosial saat ini hendaknya tetap berpegang teguh pada konsesus dasar bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI," tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Kapten Komang Gita mengajak siswa untuk menjauhi penyakit Kudis (kurang disiplin).

"Sebagai generasi muda salah satu kunci dari kesuksesan adalah disiplin. Oleh karenanya, pelihara dan tingkatkan disiplin dalam poses belajar dan mengajar serta kegiatan lainnya," ujarnya. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved