Tatap Muka dengan 2.140 Mahasiswa Undiksha, Kapolda Bali Minta untuk Tutup Ruang Gerak Premanisme

Acara yang dimulai pukul 11.30 Wita tadi ini diawali dengan pembacaan deklarasi oleh perwakilan mahasiswa, kemudian ditirukan oleh seluruh mahasiswa

Tatap Muka dengan 2.140 Mahasiswa Undiksha, Kapolda Bali Minta untuk Tutup Ruang Gerak Premanisme
Humas Polda Bali
Kapolda Bali saat mengisi seminar di hadapan civitas akademika Undiksha, Singaraja, Senin (4/3/2019) 

TRIBUN BALI.COM, SINGARAJA - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose melaksanakan tatap muka dengan civitas akademika Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dalam rangka seminar wawasan kebangsaan "Memperkokoh Nasionalisme sebagai Upaya Pencegahan Paham Radikalisme, Hoax dan Firehose of Falsehood", Senin (4/3/2019).

Kegiatan yang digelar di Auditorium Undiksha ini dihadiri Rektor Undiksha, Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., Pejabat Utama Polda Bali, Kapolres Buleleng, para Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan serta 2.140 orang mahasiswa Undiksha dari berbagai jurusan.  

Acara yang dimulai pukul 11.30 Wita tadi ini diawali dengan pembacaan deklarasi oleh perwakilan mahasiswa, kemudian ditirukan oleh seluruh mahasiswa yang hadir.

Isi deklarasi tersebut bahwa civitas akademika Undiksha Singaraja menentang berita hoax dan ujaran kebencian, mendukung pemilu yang aman dan damai 2019, persatuan dan kesatuan NKRI harga mati.

Rektor Undiksa Singaraja, Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar karena memiliki beranekaragam peradaban bangsa yang lebih dikenal sebagai peradaban nusantara, salah satunya adalah ideologi Pancasila.

Baca: TRIBUN WIKI - Inilah Awal Karier Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose hingga Berbagai Kebijakannya

Baca: Golose Hentikan Kasus Paedofilia di Ashram, Terduga Korban Batal Ikut Melapor ke Polda

Baca: Istri Kapolda dan Wakapolda Bersama Ratusan Orang Bersihkan Sampah Plastik di Tahura

Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah mempertahankan ideologi negara Indonesia.

Dengan munculnya berita-berita hoax dan paham radikalisme akan berdampak pada perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. 

"Mari kita dukung pihak kepolisian untuk membantu menjaga persatuan dan kesatuan negara Indonesia. Kami mengajak seluruh mahasiswa Undiksha untuk tetap menjaga NKRI harga mati. Pancasila adalah ideologi kita dan mari kita dengarkan apa yang disampaikan oleh Bapak Kapolda Bali pada acara seminar ini, untuk bisa memperluas ideologi kita. Semoga mahasiswa Undiksha tidak ada yang menyebarkan berita hoax dan ikut dalam paham radikalisme," kata Rektor Undiksha saat membuka acara seminar.

Sementara itu, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengajak para mahasiswa untuk menghadapi persoalan radikalisme, hoax dan firehose of falsehood dengan mempertinggi rasa nasionalisme.

Para generasi penerus harus diberikan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme demi keutuhan dan tegaknya NKRI.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved