Sempat Gugup saat Memanjat, Jasmine Vivian Akhirnya Berhasil Peroleh Medali Emas di Walikota Cup X

Atlet Panjat Tebing Denpasar, Jasmine Vivian Chandra (18) memperoleh medali emas di katagori Lead Putri pada Walikota Cup X Tahun 2019 kota Denpasar

Sempat Gugup saat Memanjat, Jasmine Vivian Akhirnya Berhasil Peroleh Medali Emas di Walikota Cup X
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Jasmine Vivian Chandra di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu (3/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Atlet Panjat Tebing Denpasar, Jasmine Vivian Chandra (18) memperoleh medali emas di katagori Lead Putri pada Walikota Cup X Tahun 2019 kota Denpasar yang berlangsung di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Bali,  tanggal 2-3 Maret 2019.

Perasaan senang terpancar dari wajah Jasmine Vivian Chandra saat ditanya mengenai pengalamannya pada kejuaraan panjat tebing tersebut.

Ia mengaku bangga meski sempat menemukan kendala ketika memanjat.

Saat itu, ia merasa jalur panjat yang ia lalui cukup sulit sehingga peringkatnya saat babak semifinal sempat menurun, namun ia dapat mengejar saat final dan memperoleh peringkat pertama.

“Jalurnya susah banget, peringkatnya sempat turun kemarin tapi naik lagi, di semifinal sempat turun, kan awalnya peringkat tiga habis itu jadi empat dan saat final menjadi satu,” ucapnya pada Tribun Bali di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu (3/3/2019).

Selain itu ia juga sempat merasa gugup saat akan memanjat namun rasa tersebut dapat ia lupakan saat sudah mulai memanjat.

Baca: Meski Baru Terbentuk, Tim Kabaddi Tabanan Berani Targetkan Dua Medali Emas di Porprov Bali 2019

Baca: Sebuah Tas Misterius Berisi Pakaian Sembahyang Ditemukan di Area Garuda Wisnu Serasi, Tabanan

Baca: Seorang Remaja Tuli Mendadak Setelah Mendengar Musik dengan Earphone Hingga Tertidur

“Gugup sekali, tapi pas kita sudah manjat itu sudah lupa gugupnya karena sudah capek, fokus ke jalur,” tambah Siswi SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar ini.

Gadis berambut panjang ini bercerita semangatnya untuk mengikuti event tahunan kota Denpasar tersebut muncul karena teman-temannya serta keinginannya menambah pengalaman di olahraga panjat tebing .

“Saya semangat ikut karena buat persiapan porjar, biar ada bekal pengalaman, selain itu karena rame, banyak teman-teman yang ikut juga jadi semangat, seru kalau rame-rame, nambah-nambah teman juga, kalau di karantina itu pasti ada kenalan baru ,” ucapnya.

Setelah Walikota Cup X berakhir, Jasmine pun melakukan evaluasi dan merasa masih banyak kekurangan yang ingin ia perbaiki.

“Yang pingin diperbaiki itu pemanjatannya kurang kuat fisiknya, baca jalurnya juga kurang, masih kurang banyak,” ujarnya.

Ia berencana akan mulai latihan kembali serta memperbaiki kekurangannya tersebut minggu depan.

Medali perak katagori Lead Putri diperoleh atlet panjat tebing Buleleng, Ketut Pasek Martini dari SMKN 3 Singaraja dan medali perunggu diperoleh  atlet panjat tebing Buleleng, Kadek Nita Ariani dari SMAN 2 Singaraja.

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved