Hari Raya Nyepi

H-4 hingga H-2 Nyepi, 16.531 Kendaraan Roda Dua dan 13.829 Kendaraan Roda Empat Tinggalkan Bali

H-4 hingga H-2 tanggal 3-5 Maret 2019, ASDP Gilimanuk mencatat sebanyak 16.531 kendaraan roda dua telah meninggalkan Pulau Bali

H-4 hingga H-2 Nyepi, 16.531 Kendaraan Roda Dua dan 13.829 Kendaraan Roda Empat Tinggalkan Bali
Tribun Bali/Noviana Windri
Suasana Pelabuhan Gilimanuk H-1 jelang Hari Raya Nyepi 2019, Rabu (6/3/2019) dini hari tadi. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Berdasarkan data yang diterima Tribun Bali, pada H-4 hingga H-2 tanggal 3-5 Maret 2019, ASDP Gilimanuk mencatat sebanyak 16.531 kendaraan roda dua telah meninggalkan Pulau Bali.

Sedangkan sebanyak 13.829 kendaraan roda empat telah meninggalkan Pulau Bali.

Dan untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk jelang Hari Raya Nyepi, ASDP Gilimanuk buka 5 tol guide dan operasikan sebanyak 56 kapal laut untuk melayani penyeberangan.

"Kapal yang dioperasikan yang ready untuk beroperasi itu ada 56 kapal. Namun yang beroperasi online 12 kapal di LCM dan 20 di Ponton dan MB. Jadi semuanya total 32 kapal," ucap Manager Usaha ASPD Gilimanuk, Agus Suprianto saat ditemui Tribun Bali di area Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (6/3/2019) dini hari.

Baca: Kapolda Bali Ikuti Tawur Kesanga di Halaman Mapolda Beserta Personel

Baca: Ilmu Pengetahuan Rahasia, Shang Nyang Aji Kreket Penangkal Ilmu Hitam

Suprianto menambahkan, puncak arus mudik jelang Hari Raya Nyepi 2019 terjadi pada Selasa (5/3/2019) malam setelah magrib dan masih berlangsung hingga Rabu (6/3/2019).

Baca: Upacara Tawur Kesanga Dipuput Enam Sulinggih, Dihadiri Ribuan Masyarakat Denpasar

Baca: Jelang Hari Raya Nyepi, Polresta Denpasar Amankan 433 Liter Arak Bali

"Perlu kami sampaikan bahwa stagnasi kendaraan roda dua dan roda empat H-2 di Pelabuhan Gilimanuk dimulai sekitar sore habis magrib sampai dengan sekarang (kemarin) pukul 03.30 Wita masih kondisi seperti ini,"

"Di sini sistem pelayanan kami bekerja dengan baik, namun memang luar biasa sekali arus mudik dalam rangka Hari Raya Nyepi ini. Jadi kalau h-3 kemarin diprediksi kendaraan itu cenderung berkurang dari tanggal 4 Maret 2018 dari pada tahun 2019 ini,"

"Inilah puncaknya dari arus mudik dalam rangka Hari Raya Nyepi. Kita lihat ini nanti sampai jam berapa, kita ikuti perkembangan bersama," ungkapnya.

Baca: Pelabuhan Padang Bai Akan Ditutup Pukul 03.00 Wita Dini Hari Nanti

Baca: Ogoh-ogoh Sang Maungpati STT Gemeh Indah Berdiri Gagah dengan Harimau & Keris di Sampingnya

Ia mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan waktu siang hari untuk melakukan perjalanan mudik Hari Raya Nyepi.

Dikarenakan stagnasi kendaraan terjadi pada malam hari.

"Imbauan kepada masyarakat, pergunakanlah kesempatan waktu siang untuk mobilisasi dari Bali menuju ke Jawa. Kalau dilihat ini malam terjadi stagnasi dari magrib hingga sekarang (kemarin) hampir 12 jam," tambahnya.(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved