Hari Raya Nyepi

Pawai Ogoh-ogoh di Taman Satria Gatotkaca Sedot Perhatian Wisatawan

Dari yang berukuran sedang sampai besar, puluhan ogoh-ogoh berjajar rapi di Tugu Simpang Kuda Gatotkaca, Tuban

Pawai Ogoh-ogoh di Taman Satria Gatotkaca Sedot Perhatian Wisatawan
Tribun Bali/Rino Gale
Taman Satria Gatotkaca, Tuban, dipadati masyarakat hingga wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin melihat ogoh-ogoh, Rabu (6/3/2019). MEreka tampak antusias mengabadikan foto ataupun video. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dari yang berukuran sedang sampai besar, puluhan ogoh-ogoh berjajar rapi di Taman Satria Gatotkaca Tuban.

Puluhan ogoh-ogoh tersebut menarik perhatian masyarakat hingga wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Berdasarkan pantauan di lapangan, masyarakat maupun wisatawan terlihat mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel dan kamera mereka.

Baca: Ini 23 TKP Penemuan Arak Bali yang Terjaring Razia Polresta Denpasar

Baca: Pelayanan IGD dan Rawat Inap di RSUD Bangli Tetap Buka saat Nyepi

Beberapa mengambil swafoto di samping ogoh-ogoh.

Sementara yang lain terlihat mengambil video.

Salah satu yang berada di kerumunan adalah Alex (28), wisatawan asal Australia.

Baca: Sambut Hari Raya Nyepi, Dealer Honda MFM Gelar Bazaar Murah dan Promo Istimewa

Baca: Hindari ‘Dua Matahari’ Kepemimpinan, Sugawa Korry Inginkan Pembagian Kewenangan Desa Adat dan Dinas

Ia terlihat asyik melihat satu per satu ogoh-ogoh yang ada, kemudian mengabadikannya dengan berfoto atau mengambil video.

"Saya dua kali ini ke Bali jelang Nyepi untuk melihat ogoh-ogoh. Jujur saya sangat terkesan dengan bentuk ogoh-ogoh, karena setiap ogoh-ogoh mempunyai makna dan kisah," ujarnya.

Selain penampilan ogoh-ogoh, di sini juga banyak stan-stan menjajakan berbagai makanan dan minuman.

Baca: Polda Bali: Dilarang Buat Ogoh-ogoh Mirip Wajah Paslon, Ini 7 Imbauan Nyepi yang Harus Diperhatikan

Baca: Perebutkan Hadiah Puluhan Juta, 13 Ogoh-ogoh di Simpang Catus Pata Dinilai Langsung Kapolda Bali

Tentunya hal ini menjadi lumbung rezeki bagi para pedagang.

Kusmiati (45) asal Banyuwangi mengaku sudah berjualan sate sebanyak lima kali setiap menjelang nyepi.

Diakuinya, dari berjualan saat pengerupakan seperti saat ini, penghasilannya bisa naik drastis dibanding hari-hari biasa.

"Saya lima kali ini buka stan di sini. Pastinya senang sekali dan bersyukur ya, penghasilan bertambah dengan adanya pawai ogoh-ogoh ini. Banyak pengunjung yang datang membeli makanan maupun minuman sambil melihat pawai ogoh-ogoh," ujarnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved