Traffic Light Simpang Empat Subagan Mati Sejak 3 Bulan Lalu, Lalu Lintas Semrawut Setiap Pagi

Traffic light simpang 4 Subagan, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem mati sejak 3 bulan lalu

Traffic Light Simpang Empat Subagan Mati Sejak 3 Bulan Lalu, Lalu Lintas Semrawut Setiap Pagi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Traffic Light Simpang Empat Subagan mati sejak 3 bulan lalu. Pengendara yang melintas keluhkan arus lalu lintas yang semrawut setiap pagi hari. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Traffic light Simpang Empat Subagan, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem mati sejak 3 bulan lalu.

Akibatnya kendaraan yang melintas di Simpang Empat tersebut tak teratur alias semrawut.

I Nengah Kawi, pengendara asal Kelurahan Subagan menjelaskan, traffic light Simpang Empat Subagan mati sejak lama.

Baca: Ogoh-ogoh Sang Maungpati STT Gemeh Indah Berdiri Gagah dengan Harimau & Keris di Sampingnya

Baca: Rusak Parah dan Tak Beraturan, Senderan Pantai Ujung Dikeluhkan Nelayan

Banyak pengendara yang mengeluh lantaran bahaya.

Bahkan tak jarang pengendara saling tak mau mengalah saat melintas.

"Dari dulu mati. Sampai sekarang belum ada perbaikan dari Dinas Perhubungan. Petugas yang mengatur arus lalu lintas juga tidak ada sama sekali. Pagi hari jalanan pasti semrawut,"ungkap Nengah Kawi, Rabu (6/3/2019).

Baca: Tradisi Munjung saat Kesanga atau H-1 Nyepi di Desa Selumbung

Baca: Cerita Shortcut Canggu di Jalan Echo Beach di Tahun 2007 yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika menjelaskan, traffic light memang mati sejak dulu.

Dan rencananya akan segera diperbaiki.

Dikatakannya, saat ini masih dalam proses pengajuan ke Kemenhub.

Baca: Gelar Kegiatan Dialogis, Satgas TMMD Bangli Memotivasi Warga di Desa Peninjoan

Baca: Shotcut Canggu yang Viral dengan Kendaraan Nyemplung di Sawah, Ada Rencana Pelebaran

Sementara untuk pengadaan traffic light baru butuh banyak dana yang diperkirakan di atas Rp 200 jutaan.

"Kerusakan di bagian kabel, sehingga tidak menyala. Kami telah mengajukan pengadaan baru ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Balai Transportasi Darat. Status jalan di Simpang Empat milik pusat," kata IB Suastika.

Untuk diketahui, traffic light Simpang Empat Subagan sudah berusia hampir 25 tahun dan baru sesuai jadwal dari pusat, baru akan diganti pada tahun 2021.

Baca: Demi Saudara Kandung, Pramono Edie Donorkan Sumsum Tulang Belakangnya untuk Ani Yudhoyono

Baca: Dua Cara Menikmati Indahnya Nyepi di Bali, Ini Akan Sangat Berbeda Dari Daerah Lainnya

"Karena rusak sebelum jadwal pergantian, makanya kami usulkan. Semoga segera direspons," harapnya.

Pihaknya mengimbau, pengendara yang melintas untuk selalu berhati-hati.

Pengendara juga diminta untuk bersabar menunggu perbaikan.(*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved