Komang Arya dan Ketut Novita Permatasari Berjodoh Setelah Tradisi Omed-Omedan

Komang Arya dan Ketut Novita Permatasari Berjodoh Setelah Tradisi Omed-Omedan

Komang Arya dan Ketut Novita Permatasari Berjodoh Setelah Tradisi Omed-Omedan
Tribun Bali/Eurazmy
Dua teruna-teruni STT Satya Dharma Kerti Banjar Kaja Sesetan saling berpelukan dan bersimbah guyangan air dalam tradisi Omed-Omedan, Jumat (8/3/2019). Tradisi ini digelar sehari setelah Hari Raya Nyepi dengan tujuan menyima krama atau ajang silaturahmi serta memohon keselamatan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Meski bukan ditujukan sebagai ajang mencari jodoh, tradisi omed-omedan Banjar Kaja Sesetan, Denpasar tetap membawa berkah asmara bagi para muda-mudinya.

Tak sedikit dari mereka terlibat kisah asmara setelah dipertemukan dalam tradisi omed-omedan, bahkan ada juga yang berujung pada pernikahan.

Seperti halnya dialami Komang Arya Wira Suryawan (25) dan Ni Ketut Novita Permatasari (27).

Baca: Pulau Bali dan Jawa Tak Boleh Menyatu, PLN Lakukan Langkah ini, Prediksi Akan Ada Pemadaman Listrik

Kedua teruna-teruni STT Satya Dharma Kerti Banjar Kaja Sesetan ini merasa banyak ada kecocokan setelah dipertemukan dalam omed-omedan.

Komang Arya menuturkan, awalnya dirinya pun tak ada niatan untuk mencari jodoh.

Tapi ternyata ada hal berbeda setelah dirinya bertemu dengan Novita.

Baca: ASN Dikeroyok Ayah dan Anak Hingga Tewas, Istri: Saya Kuatkan Iman Anak Saya Untuk Terima Kenyataan

Selisih umur 2 tahun pun tak menjadi penghalang kisah cinta mereka.

''Sejak itu kita ngobrol-ngobrol, ternyata banyak kecocokan dan akhirnya kami jalin hubungan ini sampai sekarang. Rencana ini tradisi omed-omedan terakhir yang kita ikuti,'' tuturnya kepada Tribun Bali usai acara, Jumat (8/3/2019).

Tak hanya mereka berdua, para tetua di tahun-tahun sebelumnya juga mengalami hal serupa, bahkan hingga berujung pada pernikahan.

Baca: Angel Vanessa dan Pria 20 Tahun Digerebek Saat Bercumbu, Terkuak Kisah Semasa SD hingga Ketemuan

Informasi yang dihimpun, ada 3 pasangan telah menikah setelah bertemu dalam tradisi yang digelar sehari setelah Hari Raya Nyepi ini.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved