Bali Paradise

Pasca Nyepi, Pantai Sanur Mulai Dibanjiri Wisatawan

Pantauan Tribun Bali, wisatawan baik lokal maupun mancanegara sudah terlihat memadati kawasan Pantai Sanur sedari pagi

Pasca Nyepi, Pantai Sanur Mulai Dibanjiri Wisatawan
Tribun Bali/M Ulul Azmy
Pantai Sanur menjadi alternatif warga Kota Denpasar menghabiskan liburan panjang usai merayakan Hari Raya Nyepi. Momen ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga untuk kembali berkumpul dengan sanak keluarga dan kolega. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aktivitas warga Kota Denpasar usai perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941 mulai berangsur normal.

Kawasan pertokoan, kuliner dan titik wisata di Kota Denpasar mulai kembali bergerak, seperti halnya di Pantai Sanur.

Pantauan Tribun Bali, wisatawan baik lokal maupun mancanegara sudah terlihat memadati kawasan Pantai Sanur sedari pagi.

Baca: 5 Fakta Vokalis Band Zivilia, Zulkifli Terjerat Kasus Narkoba

Baca: Tradisi Siat Yeh saat Ngembak Geni di Banjar Teba Jimbaran

Ada yang sekadar duduk santai bersama keluarga, berenang, beraktivitas olahraga hingga bersantap kuliner Mak Beng.

Pantai Matahari Terbit Sanur menjadi alternatif warga Kota Denpasar menghabiskan liburan panjang usai merayakan Hari Raya Nyepi. Momen ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh  warga untuk kembali berkumpul dengan sanak keluarga dan kolega.
Pantai Sanur menjadi alternatif warga Kota Denpasar menghabiskan liburan panjang usai merayakan Hari Raya Nyepi. Momen ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga untuk kembali berkumpul dengan sanak keluarga dan kolega. (Tribun Bali/M Ulul Azmy)

Aktivitas penyeberangan menuju Nusa Penida - Nusa Lembongan juga sudah mulai kembali dibanjiri pengunjung.

Sebelumnya, seluruh aktivitas di Bali berhenti selama 24 jam saat perayaan Hari Raya Nyepi.

Baca: Handara Iconic Gate Spot Foto Incaran Wisatawan, Ini Informasi Tiket Masuk & Jam Bukanya

Baca: Festival Budaya Desa Kuta Ditutup dengan Grand Final JBD di Pantai Segara

Dalam hari raya itu, umat Hindu melakukan ritual "brata penyepian", mulai ritual amati geni (tidak menyalakan api/lampu), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

Pantai Matahari Terbit Sanur menjadi alternatif warga Kota Denpasar menghabiskan liburan panjang usai merayakan Hari Raya Nyepi. Momen ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh  warga untuk kembali berkumpul dengan sanak keluarga dan kolega.
Pantai Sanur menjadi alternatif warga Kota Denpasar menghabiskan liburan panjang usai merayakan Hari Raya Nyepi. Momen ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga untuk kembali berkumpul dengan sanak keluarga dan kolega. (Tribun Bali/M Ulul Azmy)

Nyepi tahun 2019 ini jatuh mendekati akhir pekan, sehingga warga terutama yang bergerak di lingkungan perkantoran pemerintah dan pendidikan memiliki waktu liburan panjang.

Baca: Imbauan Gelombang Tinggi di Selat Bali, Pelabuhan Gilimanuk Masih Beroperasi Normal

Baca: Waktu Kelahiran Ternyata Bisa Mengungkap Kepribadianmu, Kamu Lahir Jam Berapa?

Kadek Novitasari menuturkan, pada libur panjang sehabis Nyepi ini dia merasa senang karena memiliki banyak waktu luang berkumpul bersama orang-orang yang jarang bertemu sehari-hari.

''Ini waktunya penuh buat ketemu temen-temen lama. Sehari-hari disibukkan oleh kerjaan sampe jarang bisa ketemu,'' tuturnya sembari menikmati lumpia, Sabtu (9/2/2019).

(*)

Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved