Hujan Deras, Luapan Air Terjang Rumah Subsidi di Buleleng Hingga Ambles

Satu unit rumah subsidi Graha Suwug Permai di Dusun Lebah, Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng hanyut akibat disapu air yang meluap saat Nyepi

Hujan Deras, Luapan Air Terjang Rumah Subsidi di Buleleng Hingga Ambles
Tribun Bali/Ratu Ayu
Para pekerja memperbaiki jembatan yang putus di perumahan subsidi Graha Suwug Permai di Dusun Lebah, Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng, Minggu (10/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Satu unit rumah subsidi Graha Suwug Permai di Dusun Lebah, Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng milik Gede Suardana hanyut akibat disapu air yang meluap saat Hari Raya Nyepi, Kamis (7/3/2019) sekira pukul 05.00 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Perbekel Desa Suwug, I Wayan Antara ditemui Minggu (10/3/2019) siang menjelaskan, saat kejadian ia tengah melaksanakan Catur Brata Penyepian di rumah subsidi yang baru ia beli tersebut.

Selama Nyepi, hujan cukup deras sehingga tukad yang sejatinya mati sejak sejak lama kembali terisi air. Apesnya, aliran air itu membawa sejumlah potongan bambu hingga tersumbat di jembatan yang ada di depan perumahan subsidi tersebut.

Sebagai penghuni perumahan tersebut, Antara mencoba untuk membersihkan bambu-bambu yang menyumbat.

Namun ternyata jembatan tak kuat menahan hantaman air sehingga jembatan selebar sekitar 2.5 meter itu jebol, disusul dengan satu unit rumah yang lokasinya tepat di pinggir aliran tukad.

"Awalnya tiang listrik beserta pelinggih yang ada di dekat jembatan itu jatuh. Saya langsung ambil motor, lari menyelamatkan diri. Baru 2 meter beranjak, jembatan itu langsung roboh disusul rumah nomor A," terangnya.

Selain satu unit rumah yang amblas, ada dua unit rumah yang retak, yakni rumah nomor A8 dan B2. Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta. Pihak developer, sebut Antara, akan bertanggung jawab atas musibah ini.

"Sudah ada izin IMBnya. Musibah ini murni terjadi karena jembatan tersumbat bambu-bambu itu," jelasnya seraya mengatakan jika total bangunam yang ada di perumahan itu sebanyak 25 unit, sementara yang telah dihuni baru dua unit. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved