Kementerian PPPA Atensi Dugaan Paedofilia di Klungkung, Ngurah Harta: Solusi Ideal ya Sanksi Sosial 

Dugaan kasus paedofilia yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan mendapat perhatian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (PPPA).

Kementerian PPPA Atensi Dugaan Paedofilia di Klungkung, Ngurah Harta: Solusi Ideal ya Sanksi Sosial 
Tribun Bali/Busrah Syam Ardan
Valentina Ginting, Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian PPPA. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dugaan kasus paedofilia yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan mendapat perhatian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (PPPA).

Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian PPPA, Valentina Ginting, mendatangi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak Provinsi Bali, Senin (11/3) pagi untuk mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Pemantauan dan Pelaksanaan Pendampingan Anak Korban Kekerasan.

FGD itu menindaklanjuti pemberitaan media dan informasi masyarakat tentang dugaan kasus kejahatan seksual di sebuah ashram di Klungkung.

Tujuan dari FGD adalah koordinasi untuk menyamakan persepsi, dan menyusun rencana tindak lanjut penyelesaian kasus dengan berbagai pihak.

Berbagai pihak pun turut hadir seperti pihak pengadilan, kejaksaan, P2TP2A Denpasar, P2TP2A Klungkung, Solidaritas Warga Anti Paedofilia (SWAP) dan beberapa lembaga unsur lainnya.

Juga ada tokoh masyarakat I Gusti Agung Ngurah Harta atau yang akrab disapa Ngurah Harta dalam diskusi itu.

"Berkaitan dengan dugaan kasus di Klungkung, selama ini kan saya pemerhati anak, kalau anak menjadi korban kekerasan, saya selalu hadir memberikan ketenangan pada anak."

"Tapi dengan dugaan kasus di Klungkung itu, saya hanya baca di facebook dan saya tidak masuk ke ranah itu."

"Karena saya tidak ingin mencari perhatian. Apalagi saya dalam posisi mencalonkan diri, nanti disangka mencari panggung dari kasus ini. Saya ingin jalan keluar terbaik saja," kata Ngurah Harta, yang kini mencalonkan sebagai senator (anggota DPD RI) dari wilayah Bali.

Dia menyebut beberapa tahun lalu dirinya memang pernah menolong beberapa anak, tapi itu bukan korban kekerasan seksual.

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved