2 Pesawat Lion B737 Max 8 Grounded di Bali, Otoritas Bandara Pastikan Tak Ganggu Pesawat Reguler

Dua pesawat jenis Boeing 737 Max 8 milik maskapai Lion Air di-grounded di Bandara I Gusti Ngurah Rai

2 Pesawat Lion B737 Max 8 Grounded di Bali, Otoritas Bandara Pastikan Tak Ganggu Pesawat Reguler
Kantor Otban Wilayah IV Bali Nusra.
Pesawat Boeing 737 Max 8 milik Lion Air yang di-Grounded dan parkir di Apron Selatan Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Usai surat edaran dari Ditjen Hubud Kementerian Perhubungan RI untuk melakukan inspeksi dan larang terbang sementara (grounded) pesawat jenis Boeing 737 Max 8 di Indonesia.

Kini dua pesawat jenis Boeing 737 Max 8 milik maskapai Lion Air di-grounded di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sejak Selasa 12 Maret 2019 kemarin.

Saat disinggung apakah dua pesawat tersebut akan menganggu alokasi parkir (NAC) penerbangan reguler selama di-grounded

Baca: Pria 23 Tahun Lari Terbirit-birit di Persawahan Susut Jembrana, Motornya Dirusak dan Nyaris Dibakar

Baca: Sering Terlibat Duel di Lapangan, Ini Resep Paulo Sergio Tetap Fit dan Terhindar Cedera

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Bali Nusra Elfi Amir menegaskan grounded terhadap dua pesawat 737 Max 8 tersebut tidak akan menganggu alokasi parkir penerbangan reguler.

“Posisi parkir dua pesawat Lion B 737 Max 8 saat ini di Apron Selatan, tidak mengganggu alokasi parkir (NAC) penerbangan reguler,” ujar Elfi Amir, Rabu (13/3/2019) saat dikonfirmasi oleh TribunBali.com.

Elfi Amir menambahkan, untuk pesawat Lion Air B737 Max 8 registasi PK-LQF posisi di parking stand 53 Apron Selatan.

Baca: Petani Asal Tabanan Apresiasi Rencana Pemprov Bali Sinergikan Pertanian dan Pariwisata

Baca: Kepergok Mencuri Telur, Fadil Hampir Dimasa oleh Warga

Sementara PK-LQO posisi di parking stand 47 Apron Selatan.

Dari data yang didapatkan jurnalis Tribun melalui flightradar24.com untuk pesawat PK-LQF sebelum di grounded di Bali, menerbangi rute Denpasar-Shanghai pada 11 Maret 2019 JT2623 dan Shanghai-Denpasar pada 12 Maret 2019 kemarin JT2622.

Sementara PK-LQO terakhir terbang pada 10 Maret 2019 menerbangi rute Denpasar-Jakarta dan sebaliknya Jakarta-Denpasar dengan nomor penerbangan JT41 dan JT40.(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved