Kisah Mekanik Ngayah 24 Jam di Pura Besakih, Kehujanan Sampai Tidur Tanpa Tenda

Banyak cara dilakukan umat sesuai dengan keahliannya untuk ngayah dalam rangkaian Upacara Panca Wali Krama di Besakih.

Kisah Mekanik Ngayah 24 Jam di Pura Besakih, Kehujanan Sampai Tidur Tanpa Tenda
Tribun Bali/Busrah Syam Ardan
Ketua Panitia Layanan Anjungan Servis 24 Jam, I Gede Wisnata, saat ditemui di bengkelnya di Ketewel, Gianyar, Senin (11/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Banyak cara dilakukan umat sesuai dengan keahliannya untuk ngayah dalam rangkaian Upacara Panca Wali Krama di Besakih.

Seperti halnya para mekanik yang menyiapkan pelayanan gratis 24 jam bagi pemedek yang tangkil.

Panca Wali Krama yang digelar tiap 10 tahun di Pura Agung Besakih, berlangsung selama 1 bulan 7 hari.

Rangkaian karya sudah berlangsung, dan akan disineb pada 12 April 2019. 

Umat dipastikan tumpah ruah menuju Pura Besakih. Tak hanya dari Bali, tapi dari Lombok, Sumbawa, hingga Jawa juga akan tangkil.

Melihat kondisi itu, Perkumpulan Bengkel Mobil Bali (PBMB) menginisiasi pegelaran bakti sosial 'Pelayanan Anjungan Servis 24 Jam'.

Pelayanan ini dikhususkan bagi para pemedek yang kendaraannya mengalami kerusakan.

Ketua panitia bakti sosial, I Gede Wisnata, mengatakan bakti sosial ini memang bertujuan membantu memperbaiki kendaraan pemedek yang mogok atau mengevakuasi kendaraan jika tidak bisa diperbaiki di tempat.

Bakti sosial ini sudah dilakukan PBMB untuk ketiga kalinya sejak tahun 2017.

Tahun ini terasa spesial karena bertepatan Panca Wali Krama.

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved