Bisa Sebabkan Keracunan Saraf, Inilah Sejumlah Alasan Baterai Bekas Tidak Boleh Dibuang Sembarangan

Sampah baterai sesungguhnya termasuk sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).Namun, masih banyak yang belum mengetahui bagaimana bahaya baterai bekas

Bisa Sebabkan Keracunan Saraf, Inilah Sejumlah Alasan Baterai Bekas Tidak Boleh Dibuang Sembarangan
HandOut
Ilustrasi baterai bekas 

TRIBUN-BALI.COM - Setiap rumah tangga pasti menggunakan baterai untuk keperluan sehari-hari yang akan menghasilkan sampah baterai atau baterai bekas.

Sampah baterai sesungguhnya termasuk sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

Namun, masih banyak yang belum mengetahui bagaimana bahaya baterai bekas tersebut. Sehingga ketika sudah tidak terpakai langsung dibuang ke tempat sampah, bercampur dengan sampah rumah tangga lainnya.

Padahal, baterai itu mengandung unsur-unsur yang membahayakan lingkungan maupun diri kita sendiri. Lalu, seperti bahaya baterai?

Baterai terdiri dari 2 (dua) jenis utama yaitu baterai primer yang hanya dapat digunakan sekali dan dibuang.

Baca: Kurangi Pengeluaran Uang Dapur dengan Memanfaatkan Pekarangan Rumah

Baca: Pada Pembukaan Internasional Reform Policy Simposium di Bali, JK Sebut Indonesia Alami Reformasi

Contohnya adalah baterai alkaline yang digunakan untuk senter maupun berbagai alat portabel lainnya. 

Jenis kedua adalah baterai sekunder yang dapat digunakan dan diisi ulang beberapa kali. Contohnya adalah baterai timbal-asam pada kendaraan dan baterai ion litium pada elektronik portabel.

Pada baterai primer terdapat unsur zinc, karbon, campuran MnO2 (Mangan Dioksida), serbuk karbon dan NH4Cl (Ammonium Klorida).

Sedangkan baterai yang dapat diisi ulang mengandung cadmium, Nikel dan alkaline (potassium hidroksida). 

Semua komponen-komponen penyusun baterai ini akan berdampak negatif bila mencemari lingkungan, misalnya kadmium dan mangan.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved